Indonesia Tegaskan Kesepakatan Energi AS Tak Ubah Kebijakan
Jakarta (ANTARA) – Kementerian ESDM Indonesia menyatakan bahwa perjanjian dagang energi senilai US$15 miliar dengan Amerika Serikat tidak akan mengganggu upaya mencapai kemandirian energi. Impor ini lebih disebut sebagai langkah penyeimbang tarif, bukan perubahan kebijakan. Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menjelaskan bahwa komitmen membeli bahan bakar dari AS merupakan bagian dari “Perjanjian Dagang Timbal … Baca Selengkapnya