Blak-blakan! KPK Jelaskan Alasan Belum Menahan Gus Yaqut Meski Sudah Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji

Blak-blakan! KPK Jelaskan Alasan Belum Menahan Gus Yaqut Meski Sudah Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji

Sabtu, 31 Januari 2026 – 08:01 WIB Jakarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan kenapa lembaga antirasuah belum menahan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut. Padahal, dia sudah dijadikan tersangka dalam kasus korupsi kuota haji 2023-2024. Baca Juga: KPK Endus Aktivitas Ridwan Kamil, Ada Tukar Miliaran Rupiah ke Mata Uang Asing … Baca Selengkapnya

Istri Almarhum Gus Dur hingga Menteri Agama Hadiri Peringatan 100 Tahun NU di Istora Senayan

Istri Almarhum Gus Dur hingga Menteri Agama Hadiri Peringatan 100 Tahun NU di Istora Senayan

loading… Sejumlah tokoh menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026). Foto: Felldy Utama JAKARTA – Banyak tokoh penting hadir dalam acara peringatan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) di Istora Senayan, Jakarta, pada hari Sabtu (31/1/2026). Di antara yang hadir adalah istri dari Presiden ke-4 … Baca Selengkapnya

Alasan KPK Belum Menahan Gus Yaqut dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Alasan KPK Belum Menahan Gus Yaqut dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

loading… Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang dikenal juga sebagai Gus Yaqut, seusai diperiksa KPK sebagai saksi untuk kasus kuota haji tahun 2024, pada hari Jumat (30/1/2026). Foto/Nur Khabibi JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah memeriksa Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) terkait kasus dugaan korupsi kuota haji. Walaupun … Baca Selengkapnya

Permintaan Maaf Diterima, Gus Yahya Kembali Jabat Ketua Umum PBNU

Permintaan Maaf Diterima, Gus Yahya Kembali Jabat Ketua Umum PBNU

Jumat, 30 Januari 2026 – 00.00 WIB Jakarta, VIVA – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftachul Akhyar, menyatakan bahwa PBNU telah menerima permohonan maaf dari KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya. Bersamaan dengan itu, posisi Gus Yahya sebagai Ketua Umum PBNU juga dipulihkan. Baca Juga: NU Dukung Polri Tetap di Bawah … Baca Selengkapnya

Ikhtiar Konstitusional: Pengasuh Pesantren Al-Qur’an Gus Umam Dukung POLRI di Bawah Kepemimpinan Presiden

Ikhtiar Konstitusional: Pengasuh Pesantren Al-Qur’an Gus Umam Dukung POLRI di Bawah Kepemimpinan Presiden

loading… Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur’an, KH Zaimul Umam Nursalim (Gus Umam) menyampaikan sikap kebangsaan terkait kedudukan Polri yang berada di bawah Presiden. Foto/Ist JAKARTA – Pengasuh Pondok Pesantren Al-Qur’an, KH Zaimul Umam Nursalim atau biasa dipanggil Gus Umam menyampaikan pendapat tentang posisi Polri yang berada langsung dibawah Presiden. Dia berpendapat bahwa posisi Polri di bawah … Baca Selengkapnya

Gus Salam Usulkan Dewan Permusyawaratan Syuriah untuk Menguatkan NU ke Depan

Gus Salam Usulkan Dewan Permusyawaratan Syuriah untuk Menguatkan NU ke Depan

loading… Pengasuh Ponpes Mambaul Maarif Denanyar Jombang KH Abdussalam Shoib menegaskan NU membutuhkan kelembagaan kolektif agar menjadi lembaga yang tangguh. Semacam Majelis Permusyawaratan Syuriah. Foto: Ist JAKARTA – Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, KH Abdussalam Shoib, nyatain bahwa Nahdlatul Ulama (NU) butuh lembaga kolektif supaya bisa jadi organisasi yang kuat. Misalnya kayak Majelis … Baca Selengkapnya

Gus Salam Usulkan Lembaga Permusyawaratan Syuriah untuk Menguatkan NU ke Depan

Gus Salam Usulkan Lembaga Permusyawaratan Syuriah untuk Menguatkan NU ke Depan

Sabtu, 10 Januari 2026 – 19:53 WIB Jakarta, VIVA – Pengasuh Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang, KH Abdussalam Shoib, menekankan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) memerlukan lembaga kolektif untuk menjadi institusi yang kuat. Seperti sebuah Majelis Permusyawaratan Syuriah. Baca Juga: Fakta-fakta Polemik Pandji Pragiwaksono: Materi Mens Rea Dipersoalkan, NU–Muhammadiyah Kompak Bantah Mempolisikan "Sa’at ini NU … Baca Selengkapnya

KPK Kirim Surat Penetapan Tersangka Kuota Haji kepada Gus Yaqut

KPK Kirim Surat Penetapan Tersangka Kuota Haji kepada Gus Yaqut

loading… Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi mengumumkan eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) alias Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji 2024. Foto/Dok SindoNews JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) resmi mengumumkan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) alias Gus Yaqut sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji … Baca Selengkapnya

Tanggapan Ulama: Buya Yahya dan Gus Baha Membahas Perayaan Tahun Baru Masehi

Tanggapan Ulama: Buya Yahya dan Gus Baha Membahas Perayaan Tahun Baru Masehi

Sebagian besar ulama menyarankan umat Islam untuk menghindari perayaan tahun baru Masehi. Alasannya, perayaan pergantian tahun itu bukan tradisi Islam, dan penanggalan Masehi juga berasal dari umat lain. Bagaimana seharusnya sikap muslim? Ini penjelasan dari Buya Yahya dan Gus Baha. Buya Yahya dalam ceramahnya di YouTube menyatakan bahwa perayaan tahun baru Masehi sebaiknya dihindari karena … Baca Selengkapnya

Silaturahmi Syuriyah-Tanfidziyah PBNU, Gus Yahya: Semua Kembali ke Kondisi Awal

Silaturahmi Syuriyah-Tanfidziyah PBNU, Gus Yahya: Semua Kembali ke Kondisi Awal

loading… Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaikan isi pertemuan antara jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU di Pondok Pesantren Miftachussunnah, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/12/2025). Foto: Ist SURABAYA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya menyampaiakan isi pertemuan antara jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah … Baca Selengkapnya