Starmer Gagal Kuasai Media, Mampukah Burnham? | Acara TV

Starmer Gagal Kuasai Media, Mampukah Burnham? | Acara TV

Keir Starmer hanya bertahan sebentar sebagai perdana menteri, karena gagal menarik hati pemilih dan juga mayoritas media Inggris. Sekarang setelah Andy Burnham bersiap menjadi perdana menteri ketujuh Inggris dalam satu dekade, mampukah dia menghadapi lanskap media yang berubah besar karena Brexit dan bangkitnya Reform UK? Kontributor: Chris Painter – Profesor, Birmingham City University Peter Oborne … Baca Selengkapnya

Denda Maksimal Pelanggaran Larangan Media Sosial di Australia Dilipatgandakan

Denda Maksimal Pelanggaran Larangan Media Sosial di Australia Dilipatgandakan

Australia sudah melarang remaja di bawah 16 tahun pakai media sosial sejak Desember lalu. Tapi pemerintah bilang hasilnya belum cukup baik. Perdana Menteri Anthony Albanese baru saja mengumumkan bahwa denda maksimum untuk perusahaan media sosial yang melanggar aturan ini akan naik dua kali lipat dari AUD 49,5 juta menjadi AUD 99 juta. Pemerintah juga ingin … Baca Selengkapnya

Peran Media Korporat AS, Adam Johnson Beberkan Narasi Genosida Israel di Jalur Gaza

Peran Media Korporat AS, Adam Johnson Beberkan Narasi Genosida Israel di Jalur Gaza

Marc Lamont Hill berbincang dengan penulis Adam Johnson soal bagaimana media korporat di Amerika Serikat ikut mendukung genosida di Gaza. Israel masih terus melanggar gencatan senjata Gaza yang ditengahi AS sejak Oktober lalu. Lebih dari seribu warga Palestina tewas, termasuk 265 anak-anak. Baru-baru ini, kamp pengungsi Bureij di Gaza diserang dan menewaskan jurnalis Al Jazeera, … Baca Selengkapnya

Perintah Panglima Militer Uganda untuk Menutup Dua Media Massa

Perintah Panglima Militer Uganda untuk Menutup Dua Media Massa

Putra presiden menyaatkan ia tidak percaya pada pers yang bebas saat jenazah personil militer dikerahkan ke kantor-kantor media. Publikasi pada 28 Jun 202628 Jun 2026 Kepala militer Uganda mengatakan telal memerintahkan penutupan dua dari kantor media terbesar di negara tersebut. Muhoozi Kainerugaba megal ihwal itu pada hari Minggu bahwa Daily Monitor, surat kabar independen harian … Baca Selengkapnya

Australia Kalikan Denda bagi Platform yang Langgar Larangan Media Sosial

Australia Kalikan Denda bagi Platform yang Langgar Larangan Media Sosial

Pemerintah Australia baru mengumumkan bahwa mereka akan melipatgandakan denda maksimum untuk pelanggaran undang-undang usia minimum media sosial negara itu menjadi $99 juta (AUD). Sebagai bagian dari aturan baru yang diperbaharui ini, Komisioner eSafety, yang merupakan badan regulator independen, bakal diberi kewenangan untuk memaksa perusahaan media sosial menunjukkan bukti langkah-langkah yang sudah diambil untuk mematuhi larangan … Baca Selengkapnya

Australia Lipatgandakan Denda pada Raksasa Teknologi Seiring Anak-anak Akali Larangan Media Sosial | Berita Media Sosial

Australia Lipatgandakan Denda pada Raksasa Teknologi Seiring Anak-anak Akali Larangan Media Sosial | Berita Media Sosial

Pemerintah Canberra menyatakan bahwa platform teknologi besar masih membiarkan terlalu banyak anak-anak lolos dari larangan media sosial untuk usia di bawah 16 tahun yang baru-baru ini mereka berlakukan. Diterbitkan pada 27 Jun 2026 Australia mengumumkan akan melipatgandakan denda bagi perusahaan media sosial yang gagal mencegah anak-anak mengakses platform mereka, serta menuduh Big Tech mengelak dari … Baca Selengkapnya

Bappenas Perkuat Ekosistem Pers dan Media di Papua Barat Daya

Bappenas Perkuat Ekosistem Pers dan Media di Papua Barat Daya

Sorong (ANTARA) – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) sedang menyusun strategi untuk perkuat ekosistem media massa di Papua Barat Daya. Ini bagian dari upaya lebih besar untuk memperkuat demokrasi, komunikasi publik, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Nuzula Anggeraini, Direktur Ideologi, Identitas Nasional, Politik, dan Demokrasi di Bappenas, mengatakan pada Jumat bahwa perkuatan pers dan media … Baca Selengkapnya

Indonesia: Google Mencapai Kesepakatan dalam Gugatan Remaja, Seiring Meningkatnya Tuntatan Hukum Atas Kecanduan Media Sosial

Indonesia: Google Mencapai Kesepakatan dalam Gugatan Remaja, Seiring Meningkatnya Tuntatan Hukum Atas Kecanduan Media Sosial

Seorang remaja berusia 15 tahun dari Florida diketahui dengan inisial R.K.C. melayangkan gugatan terhadap jawara media sosial dunia: Google (YouTube), Meta (Instagram), Snap (Snapchat), dan TikTok (ByteDance). Gugatan mereka berdalih bahwa platform tersebut memperparah kondisijiwa sang pemuda, seperti fiting kucional design “infinite ” scroll Instagram feat autoplay” YouTube yang mmebuatnya kecanduan sejak usia delapan tahun. … Baca Selengkapnya