Penghuni Media Sosial Terbaru yang Menyelesaikan Gugatan Keselamatan: TikTok

ByteDance, perusahaan induk TikTok, menjadi perusahaan teknologi besar terbaru yang menyelesaikan gugatan kecanduan media sosial di luar pengadilan. Langkah ini membuat TikTok bisa menghindari sidang juri yang bisa jadi rumit, yang dijadwalkan bulan ini.

Isi penyelesaiannya masih dirahasiakan dan belum final, menurut Bloomberg.

Google sudah menyelesaikan masalah mereka bulan lalu di kasus yang sama. YouTube, milik Google, adalah salah satu dari empat platform yang dituduh bikin kecanduan. Dua platform lain, Snapchat milik Snap dan Instagram milik Meta, masih harus menghadapi sidang di Los Angeles pada Juli nanti.

Anak yang jadi penggugat, dikenal dengan inisial R.K.C., seorang remaja 15 tahun dari Florida. Dia bilang jadi kecanduan keempat platform media sosial itu sejak umur delapan tahun. Gugatan ini mengatakan fitur seperti putar otomatis dan gulir tanpa ujung bikin kesehatan mentalnya rusak karena kecanduan.

Gugatan soal keamanan sekarang jadi masalah besar untuk perusahaan media sosial. Menurut Bloomberg, ada lebih dari 3.000 gugatan aktif yang bilang produk media sosial berbahaya atau bikin kecanduan.

Masalah ini makin serius buat Meta dan Google bulan Maret lalu. Saat itu, pengadilan di New Mexico memerintah Meta bayar 375 juta dolar dituduh menyesatkan publik tentang keamanan Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Meta bilang mereka akan naik banding atas keputusan tersebut.

Di minggu yang sama, pengadilan di Los Angeles memutus Meta dan Google harus bayar ganti rugi ke seorang perempuan 20 tahun. Perempuan ini ngaku kecanduan dan punya masalah mental gara-gara media sosial. Meta bilang waktu itu mereka masih mikirin langkah hukum selanjutnya, dan Google bilang akan naik banding.

Gizmodo sudah coba minta komentar dari ByteDance

MEMBACA  Apa yang Dapat Diantisipasi dari Laporan Laba Kuartalan Weyerhaeuser Selanjutnya?

Tinggalkan komentar