Google Photos baru saja memperkenalkan fitur baru bernama Video Remix. Dengan fitur ini, kamu bisa mengubah video klip yang ada menjadi karya seni yang siap dibagikan. Caranya cukup pakai templat AI yang sudah disediakan. Video Remix menggunakan model AI Gemini Omni untuk menyaring foto, mengubah pencahayaan, atau mengganti latar belakang video.
Gemini Omni sebenarnya sudah diperkenalkan Google di konferensi pengembang bulan Mei lalu. AI ini bisa membuat grafik dan video dari perintah yang kamu berikan. Walaupun sudah banyak alat AI serupa, fitur ini mungkin membantu kita berkreasi dari ribuan foto yang tersimpan.
Video Remix bisa menghasilkan versi baru dari video kamu cukup dari perintah berupa teks. Berbeda dengan membuat sesuatu dari awal, fitur ini akan memisahkan subjek untuk mengganti latar latar yang membosankan dengan yang lebih menarik. Fiturnya juga bisa memperbaiki pencahayaan video yang kurang bagus atau mengubah klip pribadi menjadi animasi 3D, cat air, atau sketsa goresan pensil. Fitur ini dirancang untuk pengguna biasa, jadi hanya butuh satu sentuhan untuk memakai templat AI yang ada.
Tapi fitur ini premium dan diproses di cloud tidak gratis. Awalnya hanya tersedia untuk pengguna dewasa berumur 18 tahun keatas yang ber langganan paket AI Google, yaitu Google AI Plus, Pro, atau Ultra. Layanan ini di negara tertentu seperti AS, India, Jepang, Meksiko, dan Korea Selatan. Fitur ini ada di tab Create di Google Photos dengan beberapa templat siap pakai.
Google dan perusahaan saingan seperti OpenAI, Anthropic, dan Meta sedang berlomba menarik pelanggan dengan langganan AI berbayar. Meta baru saja memperkenla-kan alat edit gambar baru yang disebut Muse Image pada minggu ini. Alat ini bisa bantu permintaan yang lebih rumit, menggabungkanfoto, dan mengedit gambar yang sudah ada. Alat tersebut bisa dipakai di Instagram, WhatsApp, dan app Meta AI.