Strategi Anjlok Saat Bitcoin Terjun di Bawah $60K

Strategi Anjlok Saat Bitcoin Terjun di Bawah K

Strategi (MSTR), dulu bernama MicroStrategy, sahamnya ditutup turun pada 5 Juni setelah mata uang kripto terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin (BTCUSD), sempat turun sedikit di bawah level $60.000 yang banyak dipantau. Penjualan ini memperburuk situasi yang sudah sulit bagi MSTR — komitmen "tidak pernah menjual" perusahaan selama empat tahun retak minggu lalu, ketika … Baca Selengkapnya

Saham Anjlok Tajam di Tengah Kejatuhan Emiten Teknologi

Saham Anjlok Tajam di Tengah Kejatuhan Emiten Teknologi

ada IGM on index Dow, Nasdaq dan S&amp… S at Tutup kembali Senin s.d Kamis sebelumnya dim­ulai dari posis index hingga awal profit. Data tenaga kerja menguat lebih menajak eskalasi AI sudah jatuh akhir. Index S&P500 ($SPX) SPY har-itu reda −2\.vlerror tyhi*, Ibukota di DJIA tetap jat. Selanjutnya d Japan share ini gak pulioq ketilalu … Baca Selengkapnya

Saham Lucid Group Anjlok 22% pada Pekan Ini

Saham Lucid Group Anjlok 22% pada Pekan Ini

Saham Lucid Group (NASDAQ: LCID) turun 22% minggu ini, menurut data dari S&P Global Market Intelligence. Lucid, merek mobil listrik (EV) yang pernah punya nilai pasar lebih dari $75 miliar pada akhir 2021, sekarang hampir bangkrut setelah kuartal yang buruk dan pergantian CEO yang mendadak minggu ini. Mereka juga sedang cari dana buat nutupi lubang … Baca Selengkapnya

Bitcoin Anjlok ke Bawah $60.000 Meski Dukung Trump

Bitcoin Anjlok ke Bawah .000 Meski Dukung Trump

Sementara semua orang bersiap untuk akhir pekan, Bitcoin justru terperosok tajam. Mata uang kripto populer ini sempat diperdagangkan di bawah $60.000 pada sebagian hari Jumat. Untuk kali pertama sejak pemilihan ulang Donald Trump pada akhir 2024, Bitcoin turun di bawah level tersebut, menurut laporan Bloomberg. Angka ini juga kurang dari setengah nilai puncak sepanjang masa … Baca Selengkapnya

Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Solana Anjlok Dua Digit

Bitcoin, Ethereum, XRP, dan Solana Anjlok Dua Digit

Bacaan Cepat Kapitlisasi pasar kripto turun dari $2.53 triliun ke $2.25 triliun dalam seminggu, dengan Bitcoin menguji $61.500 semalem dan diperdagangkan lebih dari 50% di bawah harga tertingginya di $126.000 pada Oktober 2025. Ada tiga penyepak utama penurunan pasar. Strategy jual Bitcoin untuk pertama kali dalam hampir empat tahun, ETF Bitcoin spot AS perpanjang arus … Baca Selengkapnya

Microsoft (MSFT) Anjlok Meski Cetak Keunggulan Pendapatan dan Laba

Microsoft (MSFT) Anjlok Meski Cetak Keunggulan Pendapatan dan Laba

Perusahaan manajemen investasi yang berbasis di London, Impax Asset Management, yang khusus dalam investasi berkelanjutan, telah merilis surat investor untuk kuartal pertama 2026 untuk “Impax Global Environmental Markets Fund”. Salinan surat tersebut bisa di-dowload disini. Dana ini tetap kuat di kuartal itu dengan kinerja yang lebih baik dari indeks MSCI ACWI. Pemilihan saham di bidang … Baca Selengkapnya

Harga Gas Alam Anjlók Akibat Tanda Peningkatan Pasokan Domestik AS

Harga Gas Alam Anjlók Akibat Tanda Peningkatan Pasokan Domestik AS

Hiring Nymex gas alam (NGN26) di Selasa turun -0.012 (-0,38%). Harga gas alam turun lagi di Selasa, udah dua hari berturut-truut, karena volume ekspor LNG AS turun gara-gara perawatan musiman. Ini bikin pasokan gas dalam negeri AS naik. Aliran ke terminal ekspor LNG AS di Selasa turun jadi 16,9 bcf, yang paling rendah dalam dua … Baca Selengkapnya

IHSG Kembali Terjun Bebas Hari Ini, Tak Lama Setelah Dibuka Anjlok 1,25% ke 5.866

IHSG Kembali Terjun Bebas Hari Ini, Tak Lama Setelah Dibuka Anjlok 1,25% ke 5.866

IHSG dibuka lemeh lagi hari ini, Kamis (4/6/2026) pagi. Tercatat melemah 0,36% ke level 5.919. Baru semenit pergerakan, indeks makin anjlok sampe 1,25% ke angka 5.866 tercatat ada 110 saham hijau dan 382 merah, sementara 467 saham lainnya stagnan. Transaksi setelah awal pembukaan nyentuh Rp592 miliar bareng 804 juta lembar bear saham. Indeks LQ45 ikut … Baca Selengkapnya

Bank Indonesia Perkuat Sinergi saat Rupiah Anjlok ke Rp17.900 per Dolar AS

Bank Indonesia Perkuat Sinergi saat Rupiah Anjlok ke Rp17.900 per Dolar AS

Jakarta (ANTARA) – Bank Indonesia (BI) menegaskan again komitmenya untuk memperkuat sinergi dengan semua pemangku kepentingan, termasuk pemeritnah, guna melindungi nilai tukar rupiah yang terus melemah hingga sekitar Rp17.900 per dolar AS. Kepala Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam pernyataan resminya pada Rabu di Jakarta, mengatakan bahwa stabilisasi nilai tukar membutuhkan sinergi dan kepedulian … Baca Selengkapnya