Berikut adalah judul yang telah diterjemahkan: Kekebalan Hukum dalam Kasus Shireen Abu Akleh: Bahan Bakar bagi Agresi Israel ke Media

Berikut adalah judul yang telah diterjemahkan:

Kekebalan Hukum dalam Kasus Shireen Abu Akleh: Bahan Bakar bagi Agresi Israel ke Media

Dokter dan paramedis harus menahan jurnalis Palestina, Ali al-Samoudi, saat merawat luka tembaknya, tepat ketika jenazah rekannya, Shireen Abu Akleh, tiba di Rumah Sakit Ibnu Sina di Tepi Barat yang diduduki. “Aku berhasil melihat Shireen terbaring di sampingku. Aku tidak percaya situasi ini. Aku mulai berteriak, dan aku berusaha mendekatinya. Mereka tidak mengizinkanku,” kata al-Samoudi … Baca Selengkapnya

Meneruskan obor dari Shireen Abu Akleh | Media

Meneruskan obor dari Shireen Abu Akleh | Media

Saya tidak ingat masa kecil tanpa mendengar suara Shireen Abu Akleh. Ia adalah salah satu dari sedikit tokoh yang konstan di tengah lanskap kami yang senantiasa berubah, ikon yang mengokohkan perjuangan Palestina di benak dunia Arab. Ia mulai meliput peristiwa-peristiwa terpenting di Palestina bahkan sebelum saya lahir. Diva mendokumentasikan Intifada Kedua dan pertempuran Jenin pada … Baca Selengkapnya

Hizbullah Laporan | Israel takut pada Amal Khalil, sebagaimana ia takut pada Shireen Abu Akleh

Hizbullah Laporan | Israel takut pada Amal Khalil, sebagaimana ia takut pada Shireen Abu Akleh

Pada 22 April, rezim Israel kembali membunuh seorang wartawan. Namanya Amal Khalil. Dia adalah jurnalis kenamaan Lebanon, lahir di tahun-tahun awal pendudukan Israel terakhir di Lebanon selatan, dan menghabiskan bertahun-tahun mendokumentasikan kehidupan warga di selatan negara itu di tengah invasi dan bombardir Israel. Amal dikenal dan dicintai di seluruh Lebanon. Seperti yang dikatakan saudaranya, Ali … Baca Selengkapnya

Mengapa Israel Memenjarakan Wartawan yang Menyaksikan Pembunuhan Shireen Abu Akleh?

Mengapa Israel Memenjarakan Wartawan yang Menyaksikan Pembunuhan Shireen Abu Akleh?

Wartawan Palestina, Ali al-Samoudi, yang telah dipenjara oleh Israel selama hampir setahun, kini berada dalam risiko meninggal, demikian peringatan dari Serikat Wartawan Palestina. Al-Samoudi, 59 tahun, adalah salah satu rekan jurnalis Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, ketika ia ditembak mati di kepala oleh penembak jitu Israel di Jenin, Tepi Barat yang diduduki, pada Mei 2022. … Baca Selengkapnya

Kolonil AS Tuding Pentagon Melemahkan Laporan Pembunuhan Shireen Abu Akleh

Meneruskan obor dari Shireen Abu Akleh | Media

Seorang mantan kolonel Amerika Serikat yang tergabung dalam tim penyusun laporan mengenai pembunuhan wartawan Al Jazeera dan warga negara AS, Shireen Abu Akleh, oleh militer Israel telah menuduh administrasi mantan Presiden AS Joe Biden melunakkan temuan-temuannya demi kepentingan Israel. Pernyataan Kolonel Steve Gabavics dalam wawancara dengan New York Times yang terbit Senin merupakan kali pertama … Baca Selengkapnya

Poin Penting: Dokumenter Nama Pembunuh Dugaan Abu Akleh Al Jazeera | Berita Kejahatan

Poin Penting: Dokumenter Nama Pembunuh Dugaan Abu Akleh Al Jazeera | Berita Kejahatan

A recent documentary has revealed the name of the Israeli soldier responsible for the shooting of Al Jazeera correspondent Shireen Abu Akleh, who was killed while reporting from Jenin in the occupied West Bank in May 2022. Initially, Israeli officials and media claimed she had been killed by Palestinian gunfire. However, further investigations showed that … Baca Selengkapnya

Pada Peringatan 2 Tahun Pembunuhan Abu Akleh, Advocates Pers Tekan untuk Keadilan | Berita Kebebasan Pers

Pada Peringatan 2 Tahun Pembunuhan Abu Akleh, Advocates Pers Tekan untuk Keadilan | Berita Kebebasan Pers

Washington, DC – Dalam 214 hari terakhir, Israel telah membunuh 142 wartawan di Gaza, kira-kira satu setiap 36 jam. Jumlah kematian yang menggegerkan membuat perang ini menjadi konflik paling mematikan bagi wartawan dalam sejarah modern. Tetapi aktivis mengatakan kasus wartawan terkenal Al Jazeera, Shireen Abu Akleh, seorang warga negara Amerika Serikat, menunjukkan bahwa Israel telah … Baca Selengkapnya