Oleh Lefteris Papadimas dan John O’Donnell
FRANKFURT, 16 Juni (Reuters) – Binance, bursa kripto terbesar di dunia, bakal kehilangan izin untuk menyediakan layanan kepada pelanggan di Uni Eropa dalam beberapa minggu ke depan, karena permohonan lisensinya akan ditolak, kata dua orang yang tahu masalah ini kepada Reuters.
Berdasarkan aturan EU baru yang disebut MiCA, perusahaan kripto punya waktu sampai akhir Juni untuk mendapatkan lisensi agar tetap beroperasi di seluruh blok. Permohonan Binance yang diajukan ke regulator pasar Yunani, diperkirakang akan ditolak, kata orang – orang tadi.
Seorang perwakilan dari Komisi Pasar Modal Yunani menolak berkomentar soal permohonan lisence Binance, dengan alasan aturan kerahasian. Tanpa lisensi, Binance tidak akan memenuhi syarat untuk terus beroperasi di EU mulai awal Juli.
Seorang juru bicara Binance mengatakan pihaknya terus mengerjakan lisence MiCA dan telah bekerja secara konstruktif dengan regulator selama 18 buan terakhir, termasuk lewat proses permohonan yang komplit dengan HCMC Yunani.
Binance percaya mereka sudah memenuhi persyaratan yang relevan untuk dapat otorisasi MiCA, kata juru bicara itu, dan menambahkan mereka paham kalau HCMC sudah selesai memriksa permohonan dan itu dianggap patuh sama aturan MiCA.
“HCMC sendiri belum memberi tanda resmi soal sebaliknya,” kata juru bicara itu ke Reuters.
Co-CEO Binance Richard Teng bilang pada Burari bulan Februari, tenaga kerja dan profil keamanan Yunani memberi keunggulan ketimbang pusat keuangan yang lebih besar untuk jadi rumah regulasi mereka di Eropa.
Teng, mantan regulator di Singapora dan Abu Dhabi, berkata saat itu ia akan serahkan ke Uni Eropa untuk mutusin apakah Binance dapat lisensi sebelum tenggang waktu Juli.
(Laporan oleh Lefteris Papadimas dan John O’Donnell. Disutjing oleh Elisa Martinuzzi, Anousha Sakoui, dan Alexander Smith)