Penonton yang menyaksikan siaran langsung UFC Freedom 250 di Paramount+ pada Minggu malam lalu, yang diadakan untuk memperingati ulang tahun Presiden Trump yang ke-80 sekaligus hari jadi Amerika Serikat yang ke-250, disuguhi tontonan surealis tentang petarung mixed martial arts yang saling menghantam hingga berlumuran darah di dalam sangkar raksasa yang dipasang di halaman Gedung Putih. Namun ada satu pukulan telak yang mereka lewatkan: sebuah iklan yang mengkritik keras perjanjian merger senilai $111 miliar antara Paramount Skydance dan Warner Bros. Discovery.
Itu karena Paramount menolak menayangkan iklan tersebut, menurut Freedom of the Press Foundation, kelompok advokasi nirlaba yang mengajukan iklan itu untuk ditayangkan selama acara berlangsung.
Iklan berdurasi 30 detik yang ditolak itu menampilkan potongan pernyataan Trump yang menyebut jurnalis sebagai “musuh rakyat” dan menyiratkan bahwa ketua Paramount sekaligus CEO David Ellison, yang dekat dengan Trump, dapat memaksa CNN, jaringan berita andalan Warner Bros., untuk memperlunak pemberitaan mereka tentang presiden dan pemerintahannya.
Iklan tersebut juga menyoroti artikel New York Times dari bulan April tentang Ellison yang mengadakan pesta pribadi untuk menghormati Trump di saat Paramount sedang menunggu persetujuan akuisisi yang diusulkan, yang akhirnya disetujui Departemen Kehakiman pada hari Jumat. Iklan itu juga mengutip Scott Pelley, koresponden yang baru saja dipecat dari 60 Minutes di tengah gelombang protes terhadap perubahan di CBS News yang berada di bawah naungan Ellison dan pemimpin redaksi jaringan Bari Weiss. Pelley menuduh bahwa kepemimpinan eksekutif baru ingin dia “memasukkan kebohongan dan bias” ke dalam laporannya demi “mencari momen untuk menyenangkan administrasi Trump”.
Iklan FFP memperingatkan bahwa jika kesepakatan Paramount-WBD jadi terlaksana, para jurnalis CNN bisa segera menghadapi mandat korporat yang serupa, dengan mencatat dukungan Trump terhadap akuisisi tersebut serta komentar dari Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada bulan Maret: “Semakin cepat David Ellison mengambil alih jaringan itu, semakin baik.” (Ayah Ellison, Larry Ellison, pendiri miliarder perusahaan perangkat lunak Oracle, juga mendukung Trump dan telah memainkan peran kunci dalam membangun kerajaan media keluarga tersebut, termasuk saham mayoritas mereka di Paramount.)
“Hentikan sensor Trump dan blokir merger ini,” demikian bunyi narasi di akhir iklan. Sebuah tautan di layar mengarahkan ke halaman web FFP untuk mengirim surat kepada perwakilan Kongres yang menuntut penyelidikan atas “korupsi Trump-Paramount.” (Pengungkapan: Direktur editorial global WIRED, Katie Drummond, menjadi anggota dewan direksi FPF.)
“Ellison tidak akan menayangkan kritik terhadap dirinya sendiri, perusahaannya, atau temannya Trump,” kata Seth Stern, kepala advokasi FPF, dalam sebuah pernyataan tentang iklan yang ditolak tersebut. “Tingkah laku seperti ini buruk bagi kebebasan pers, buruk bagi publik, dan buruk bagi Paramount—lihat saja perjuangan CBS baru-baru ini di bawah pengawasan Ellison,” lanjutnya, merujuk pada gejolak yang sedang terjadi di jaringan tersebut sejak Skydance Media milik keluarga Ellison menyelesaikan akuisisinya atas Paramount pada Agustustus lalu. “Miliarder yang tidak menghormati Amandemen Pertama sebaiknya menjauh dari bisnis media.”
FPP menuduh bahwa Paramount menolak menayangkan iklan tersbeut karena konflik kepentingan. Stern menolak alasan itu sebagai munafik mengingat hubungan erat antara raksasa media, keluarga Ellison, dan Trump, dengan mengatakan bahwa Paramount “tampaknya tidak melihat adanya konflik kepentingan dalam menjanjikan konsesi editorial kepada pemerintahan Trump dengan imbalan persetujuan merger, dalam mengadakan pesta makan malam mewah untuk menghormati Trump selagi dia menyerang jurnalis CBS dan CNN, atau dalam menayangkan acara UFC yang berfungsi sebagai iklan selama berjam-lam bagi Donald Trump dan Truth Social.”
Gedung Putih maupun Paramount tidak memberikan tanggapan atas permintaan komentar. CNN menolak berkomentar mengenai masalah ini.
Penampakan Ellison di samping Trump oleh kamera pada acara UFC hari Minggu (saat Trump hadir; Paramount mendapatkan hak siar eksklusif untuk olahraga ini dalam kesepakatan tujuh tahun senilai $77 miliar tahun lalu) terkesan seperti pawai kemenangan. Namun, para jaksa agung negara bagian masih bisa menggugat untuk memblokir akuisisi besar-besaran Paramount atas Warner Bros., dan para pejabat di California, New York, serta negara bagian lainnya dilaporkan sedang mempersiapkan hal itu. Bahkan jika ini hanya menunda penyelesaian kesepakatan selama beberapa bulan, penundaan itu mungkin berlangsung melalui siklus pemilihan midterm yang krusial—saat di mana Trump dan para loyalisnya akan membutuhkan semua pemberitaan positif yang bisa mereka dapatkan.