Prudential Financial, Inc. (PRU) adalah perusahaan global yang menyediakan asuransi jiwa, anuitas, layanan pensiun, reksa dana, manajemen investasi, dan layanan properti. Nilai pasarnya saat ini sekitar $39,7 miliar. Perusahaan ini melayani pelanggan di Amerika Serikat dan berbagai negara lain, termasuk Asia, Eropa, dan Amerika Latin. Prudential yang berkantor pusat di Newark, New Jersey, akan segera mengumumkan laporan keuangan untuk kuartal kedua tahun fiskal 2026.
Sebelum pengumuman itu, analis memperkirakan perusahaan akan melaporkan laba per saham (EPS) yang disesuaikan sebesar $3,38. Angka ini turun 5,6% dibandingkan $3,58 pada periode yang sama tahun lalu. Dalam empat kuartal terakhir, Prudential sudah tiga kali berhasil melebihi perkiraan laba dari Wall Street, tetapi pernah juga meleset satu kali.
Untuk tahun fiskal 2026, analis memperkirakan EPS yang disesuaikan Prudential akan mencapai $13,81. Ini turun sekitar 4,3% dari $14,43 di tahun fiskal 2025. Namun, EPS yang disesuaikan diproyeksikan naik 6,2% menjadi $14,67 di tahun fiskal 2027.
Saham Prudential Financial naik sekitar 9% dalam 52 minggu terakhir. Angka ini lebih rendah dari kenaikan Indeks S&P 500 sebesar 20,3% pada periode yang sama. Meski begitu, kinerja saham ini sedikit lebih baik dari ETF sektor keuangan State Street Financial Select Sector SPDR (XLF) yang mencatat kenaikan 6,9%.
Saham Prudential sempat turun tipis setelah laporan kuartal pertama 2026 pada 5 Mei. Saat itu, laba bersih perusahaan turun menjadi $597 juta, atau $1,68 per saham. Penyebabnya termasuk kerugian investasi bersih sebesar $621 juta yang sudah dikurangi pajak, kerugian penilaian manfaat risiko pasar sebesar $295 juta, dan kerugian terkait kredit. Para investor juga khawatir karena pendapatan operasi dari bisnis internasional turun 4% menjadi $810 juta, sementara penjualan dalam dolar tetap turun 27% menjadi $424 juta. Alasannya adalah penghentian penjualan sukarela oleh Prudential of Japan, yang terus menekan hasil keuangan tersebut.
Kebanyakan analis memberikan rating “Tahan” untuk saham PRU saat ini. Dari 19 analis yang meliput saham ini, 15 merekomendasikan “Tahan”, satu menyarankan “Jual Sedang”, dan tiga memberi rekomendasi “Jual Kuat”. Pada saat ini, saham berrjalan di atas target harga rata-rata analis yaitu $102.
Penulis artikel, Sohini Mondal, pada tanggal publikasi, tidak memiliki posisi naik maupun turun pada sekuritas yang disebutkan di artikel. Semua informasi dalam artikel ini bersifat informasi. Artikel ini pertama kali diterbitkan oleh Barchart.com.