Valuasi Nvidia Sentuh Titik Terendah dalam Beberapa Tahun Meski Pendapatan Cetak Rekor

Harga saham Nvidia (NVDA) sekarang lebih murah dibandingkan sebelumnya. Harga sahamnya dibandingkan dengan pendapatan yang diharapkan dalam 12 bulan ke depan sudah turun ke 22,22 kali. Angka ini adalah yang terendah sejak Juni 2019, jauh sebelum Nvidia menjadi perusahaan favorit di bidang AI.

Sebagai perbandingan, saingan Nvidia, AMD (AMD), saat ini mempunyai rasio harga terhadap pendapatan masa depan sebesar 73,53 kali. Sementara Intel (INTC) berada di 136,99 kali. Tentu saja Nvidia tidak dalam masalah besar. Pendapatan Nvidia di tahun fiskal 2026 mencapai lebih dari $215,9 miliar, naik 65% dari tahun sebelumnya. Pendapatannya di tahun 2019 hanya $11,7 miliar. Analis juga memperkirakan pendapatan Nvidia akan mencapai $392,7 miliar tahun ini.

Sementara itu, AMD mendapatkan $34,6 miliar di tahun fiskal 2025, dan diperkirakan naik jadi $49,8 miliar di 2026. Intel sendiri pendapatannya $52,9 miliar di 2025, dan diperkirakan jadi $58,5 miliar tahun ini.

Masalah Nvidia sebenarnya berasal dari perubahan tren investasi AI. Di awal, pasar hanya fokus pada GPU (unit pemrosesan grafis) Nvidia. Kemudian investor khawatir dengan chip saingan dari Amazon dan Google. Sekarang fokus beralih ke CPU karena AI yang lebih otonom. Akhir-akhir ini investor lebih suka ke perusahaan pembuat chip memori dan penyimpanan karena dianggap lebih menguntungkan. Saham Micron (MU) melonjak 639% dalam setahun, sedangkan Sandisk (SNDK) naik lebih dari 3.400%. Tapi kenaikan cepat ini sempat berhenti sejenak. Sebulan terakhir, saham Micron turun 2,7% dan Sandisk turun 1%.

MEMBACA  Mantan pekerja eBay dihukum atas 'kampanye pelecehan tak terucapkan' yang melibatkan babi janin dan serangga hidup

Tinggalkan komentar