Berikut adalah teks yang telah ditulis ulang ke dalam bahasa Indonesia tingkat C2 dengan maksimal dua kesalahan atau salah ketik:
Presiden Amerika Serikat telah melontarkan ancaman terhadap proposal Iran di Truth Social di tengah meningkatnya ketidakpastian soal gencatan senjata yang rapuh.
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Iran harus "segera cerdik" menyusul proposal dari Iran yang akan menunda kesepakatan mengenai program nuklir Iran.
"Iran tidak bisa bersatu," tulis Trump di platform Truth Social pada Rabu. "Mereka tidak tahu cara meneken kesepakatan non-nuklir. Mereka lebih baik segera cerdik!"
Presiden menyertakan gambar hasil buatan AI yang menampilkan dirinya membawa senapan serbu, dengan bom meledak di latar belakang gunung. Spanduk di atas gambar itu bertuliskan: "TAK ADA LAGI MR. BAIK!"
Ancaman terbaru ini muncul saat ketidakpastian mengenai gencatan senjata AS-Iran yang rapuh meningkat, beberapa hari setelah presiden membatalkan putaran perundingan terbaru dengan Teheran.
Meski Washington mengatakan sedang meninjau proposal Teheran, laporan menyebut responsnya datar-datar saja, dengan Gedung Putih menekankan Trump "tidak akan terburu-buru membuat kesepakatan buruk" dan bahwa "Iran tidak boleh memiliki senjata nuklir".
‘PersaIngan intens’
Rob Geist Pinfold, dosen keamanan internasional di King’s College London, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa "kita telah melewati tahap perang fisik", namun baik Teheran maupun Trump berada dalam tahap "persaingan intens".
"Kedua pihak pada dasarnya berusaha memberi sinyal kepada yang lain bahwa mereka memiliki lebih banyak ketahanan, bahwa waktu berpihak pada mereka," ujar Pinfold.
Proposal Teheran "menunda semua masalah sulit hingga nanti" dengan memprioritaskan pengakhiran perang dan pembukaan kembali Selat Hormuz.
"[Namun taktik itu] sama sekali tidak cocok bagi Amerika karena mereka merasa jika menyerahkan pengaruh yang dimiliki nantinya)," tambah Pinfold.
Perahu dan kapal di Selat Hormuz, Musandam, Oman, 29 April 2026 [Reuters].
Sementara itu, Washington mengklaim telah memberikan tekanan finansial tambahan terhadap Trheran.
Dalam unggahan di X pada Selasa malam, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan departemennya telah "menarget infrakstruktur perbankan bayaran Ieran,a kses untuk kripto[aw ak], armada flek dan erosi?ya serta ususal?"