Tekanan Membelit Tim Cook dari Apple—Namun Para Pakar Kepemimpinan Menilai Ada Beberapa Alasan Kunci Mengapa Ia Tetap Layak Menduduki Kursi CEO

Apakah udah waktunya CEO Apple, Tim Cook, untuk membereskan kantornya? Mungkin kamu berpikir gitu setelah beberapa minggu terakhir. Tapi ahli top soal pergantian CEO menyarankan untuk tenang dan lihat gambaran besarnya. Itu menjelaskan kenapa Cook mungkin tetap jadi CEO selama bertahun-tahun dan kenapa itu malah bisa jadi pilihan terbaik untuk Apple.

Berita pesimis belakangan ini termasuk seorang eksekutif AI top Apple yang pindah ke Meta, cuma beberapa minggu setelah peneliti AI level tinggi lainnya pergi—ini sakit banget karena Apple dikenal lambat di teknologi terpanas dunia, AI. Bulan lalu, konferensi tahunan Worldwide Developer Conference Apple, yang biasnya jadi tempat peluncuran produk baru yang keren, “membosankan,” kata analis Wedbush, Dan Ives. Sementara saham Microsoft dan Alphabet naik ke rekor baru, Apple turun 16% tahun ini.

Wajar aja kalau firma riset Wall Street, Lightshed, menyimpulkan Cook udah bukan bos yang tepat untuk Apple. Perusahaan “sekarang butuh CEO yang fokus pada produk, bukan yang [berpusat] pada logistik,” tulis mereka. “AI bukan sesuatu yang bisa Apple ‘mainkan’ begitu aja. Salah langkah di AI bisa ngubah total arah perusahaan dan kemampuannya untuk tumbuh.”

Dengan standar dulu, Cook mungkin udah bakal lengser. Di Agustus, dia akan jadi CEO selama 14 tahun, dan di November dia genap 65 tahun. Tapi 65 sekarang bukan angka istimewa lagi, dan dewan direksi mana pun gak bakal buru-buru pecat CEO yang ciptakan nilai shareholder jauh lebih besar dari pendahulunya yang legendaris, Steve Jobs. Secara teori, pilihan untuk Cook dan dewan masih luas banget.

Jadi, apa yang harus Cook dan dewan lakukan? Untuk dapet jawaban berwibawa, Fortune rekrut tiga ahli eksekutif terkenal, masing-masing udah kasih saran ke banyak dewan soal manajemen suksesi. Kami setuju gak sebut nama mereka biar bisa bicara terus terang. Inilah pikiran gabungan mereka—plus kata terakhir dari sejarawan bisnis terkenal, Richard Tedlow, yang beri balasan kuat buat siapa pun yang pikir waktu Cook udah habis.

MEMBACA  Mengapa Penampilan Bad Bunny di Super Bowl Menyentuh Saraf?

Lingkungan persaingan Apple sekarang. “Dua hal terjadi bersamaan. Satu adalah AI, yang lebih besar dari internet dulu [. Y]ang kedua adalah evolusi hardware. Ada masalah ‘cukup bagus’. [B]uat kebanyakan pengguna, HP mereka udah cukup oke. Saya pengguna HP berat, tapi pake iPhone yang beberapa tahun lama karena gak ada alasan kuat untuk upgrade. Dua hal itu bareng-bareng bikin situasi jadi lebih berat buat Apple.”

Di saat yang sama, para konsultan lihat ada sisi positif buat sebentar. “Mereka gak punya anceman sebesar yang dihadapi Google dari AI. Apple masih punya platform—saya masih pake iPhone Apple buat akses ChatGPT. Mereka gak kehilangan pendapatan dari pertukaran itu. Jadi, kalau liat di mana mereka dapet uang, mereka sebenmya gak butuh [masuk cepat] ke AI.”

“Ingat, Apple gak pernah jadi yang pertama ke pasar. Mereka diangap perusahaan paling inovatif di dunia, tapi mereka sering [ambil konsep yang] udah terbukti dan bikinnya jadi aplikatif dengan cara yang inovatif banget dan enak dilihat.”

Lagi pula, waktunya udah genting sejak lama. “Saya bakal kaget kalau dalam 12 bulan mereka gak rilis agent dasar yang beneran jalan untuk gantiin Siri.”

Kapan Cowk mungkin pikirkan untuk mundur? “Itu pertanyaan dasarnya (…).”. [K]alau dua tahun, [apakah] ada [orang luar] yang bisa masuk? Ada orang ‘boomerang’ yang kembali di Apple [?]

“…Apple kuranglebih kayak sejarah bahwa karwayan dari luar di Apple dimalu”laahkan#”? katana”sih’

makan kata tet,a “Ai […]sapMpi Se-satu riset dari Wall Street bilang kalo Cook harus mundur. Tapi Tedlow bilang, Warren Buffett udah ngundang Cook ke rapat tahunan Berkshire Hathaway di bulan Mei dan dia berkata, “Aku agak malu ngaku, tapi Tim Cook bakal bikin Berkshire lebih untung dari pada yang pernah aku dapat buat Berkshire Hathaway.” Tedlow nanya, “Kalo firma Wall Street itu nelpon Buffett dan bilang, ‘Warren, apa menurutmu momennya untuk memecat Tim Cook?’ Menurut loe, Warren bakal ngomong apa?”

MEMBACA  PNM Menegaskan Fokus Lebih dari Sekadar Pendampingan Usaha Mikro

Pertanyaan utama Tedlow: “Kalo loe bisa pilih siapapun jadi CEO Apple sekarang ini—siapa aja sepanjang sejarah bisnis, mulai John Jacob Astor, John D. Rockefeller, Tom Watson Sr., Andy Grove, sampe Tim Cook—siapa yang akan loe pilih? Ini sebenernya bukan pertanyaan yang susah.”

Tinggalkan komentar