Lebih Banyak Warga AS Meminta Saran Keuangan dari AI – dan Membocorkan Terlalu Banyak Data Pribadi. Hal-Hal yang Jangan Pernah Anda Bagikan

Apa lo mau denger saran keuangan dari orang yang gak punya perasaan? Kalo lo termasuk dari kebanyakan orang Amerika yang pakai AI untuk urusan duit, mungkin lo udah melakukannya.

Profesor keuangan dari MIT, Andrew Lo, ikut nulis penelitian tahun 2023 yang bilang kalo AI seperti ChatGPT itu “mirip psikopat” karena gak bisa nunjukin empati (1).

Tapi kayaknya itu gak ganggu 55% orang Amerika yang bilang di survey TD Bank Maret 2026 kalo mereka “pake AI buat bantu urus keuangan (2).” Jumlah ini naik dari cuma 10% tahun sebelumnya.

Harus Baca

Tentunya, pake AI buat bantu keuangan bukan hal baru. Orang Amerika pake AI untuk segalanya, dari tanya soal literasi keuangan sampe rencana nabung, tips saham, dan saran pensiun (3). Lo sendiri pernah ngomong gimana caranya pake AI sebagai penasihat keuangan. Tapi yang bikin khawatir sekarang ini lebih soal informasi apa aja yang orang kasih ke AI buat dapetin saran yang mereka cari.

Survey Cisco tahun 2024 nuduhin kalo sampai 29% pengguna AI masukin nomor rekening dan info keuangan lainnya — padahalnya sebagian besar sadar data mereka bisa dibagi (4).

Tapi bagi-bagi data aja bukan satu-satunya masalah. Pencuri udah nemu cara jahat buat ngambil data pribadi lo dari AI — data itu bisa mereka pake buat mencuri identitas lo dan duit lo.

Gimana Penjahat Curi Data Lo dari AI

Tahun lalu, peneliti Stanford University pelajari enam AI kaya Nova, Claude, Gemini, Meta AI, Copilot, dan ChatGPT (5).

Penulis utama Jennifer King bilang mereka nemu kalo “informasi sensitif” yang dibagi sama AI langusng bisa “dikumpulin dan dipake buat latihan” — masalah besar, katanya, karena “belum ada penelitian tentang praktik privasi untuk alat baru ini.”

MEMBACA  Dolar Melemah Tipis seiring Relaksasi Pasar Saat Pemerintah Rencanakan Pembukaan Kembali

NordPass yang bagian dari Nord Security, ngingetin kalo kebocoran data di AI bisa bikin “orang jahat liat seluruh riwayat chat lo, termasuk data sensitif yang lo kasih ke AI (6).”

Sementara itu, yang lain nyatet kalo info pribadi yang lo unggah dipake buat latih model AI, yang nantinya “bisa menghasilkan teks persis sama, nuduhin info pribadi (7).”

The Story Continues

Penjahat cyber juga bisa curi data lo melalui proses yang namanya prompt injection — di mana mereka nyembunyiin perintah khusus buat AI di dalam situs saat web, gambar% gambar, email ato dokumen (8).

Coba bayangin lo pake AI dan gak sengaja ngeklik tautan internet ato dokumenta yang ada prompt injection di dalamnya — perintah nut itu emasa suru AI kutorak, preferensi permintaan kebihan ngerahasian password lo udan info penting lainyya mauba penay kiberner settingjevu. pelancakna nah AI tim

Tinggalkan komentar