Di balik deportasi massal warga Afganistan oleh Pakistan: Apa yang sebenarnya terjadi?

Pakistan kembali menggerebek ribuan warga Afganistan yang masih tinggal di negaranya setelah batas waktu yang diberikan pemerintah berakhir. Alasan mereka adalah keamanan nasional.

Pemerintah Pakistan bilang mereka hanya menegakkan hukum imigrasi, bukan menindas. Mereka merujuk pada ancaman keamanan sebagai alasan utama di balik tindakan tegas ini.

Sudah ratusan ribu orang Afganistan kembali ke kampung halaman yang dulu mereka tinggalkan. PBB mencatat, di antara mereka ada imigran tanpa dokumen, pengungsi, dan juga pemegang kartu warga Afganistan.

Kebijakan ini berbarengan dengan semakin panasnya hubungan politik antara Islamabad dan Kabul.

Tapi, apakah ada kepentingan politik di balik ketegangan antara kedua tetangga ini? Dan bagaimana pemerintah Kabul menghadapi banjirnya kepulangan warga mereka?

Pembawa acara: Scott McLean

Narasumber:
Obaidullah Baheer – Dosen lepas di American University of Afganistan
Kamran Bokhari – Rekan senior di Middle East Policy Council, Washington, DC
Zahid Mahmood – Analis pertahanan Pakistan dan mantan perwira senior Angkatan Darat Pakistan

Tayang pada 11 Juli 2026

MEMBACA  Melawan Rusia dari kejauhan: Di dalam sekolah drone Ukraina | Perang Rusia-Ukraina

Tinggalkan komentar