Saya Menguji Norton Antivirus Selama Enam Minggu — Kelebihan Terbesarnya Justru di Luar Dugaan

Kelebihan dan Kekurangan Norton Antivirus

Kelebihan:
Perlindungan dunia nyata yang sangat baik, alat scanning yang mendalam, operasi yang tidak mengganggu.

Kekurangan:
Fitur utama terkunci di belakang bayaran, AI assistant kadang tidak bisa diandalkan.

Norton sudah lama menjadi nama besar di dunia antivirus. Setelah saya pakai selama sebulan lebih sebagai keamanan utama komputer saya, jawabannya agak campur aduk. Sebagai alat antivirus, Norton sangat bagus. Dia termasuk yang terbaik untuk perlindungan malware dan punya banyak alat keamanan yang powerful. Tapi, ada elemen yang mengganggu pengalaman saya. Tidak sampai membuat saya ingin menghapus program ini, tapi cukup membuat saya kecewa.

Tampilan
Norton punya tata letak yang mirip dengan Malwarebytes. Ada tab Home yang jadi pusat informasi kesehatan PC Anda. Kategori lain diatur di sisi kiri dengan antarmuka yang bersih dan mudah digunakan.

Di gambar bisa dilihat, Norton menunjukkan sistem saya punya lebih dari 166GB file sampah yang memperlambat 30 aplikasi. Saat saya klik Lanjutkan, muncul penjelasan detail. Kalau saya klik Lanjutkan lagi, saya diarahkan ke jendela promosi Norton Utilities Ultimate, yang butuh langganan terpisah. Saya harus bayar lagi untuk bisa membersihkan semua sampah itu. Setelah masa percobaan gratis, biayanya $45.73 untuk tahun pertama, lalu $70 per tahun ditambah biaya normal Norton.

Ini yang paling saya tidak suka. Saya kecewa banyak fitur yang terkunci di balik bayaran untuk paket premium.

Alat Scanning
Norton unggul di bagian scanning. Ada Quick Scan dan Full Scan seperti biasanya. Tapi ada juga Smart Scan yang cek privasi dan performa, plus Targeted Scan untuk file atau folder tertentu.

MEMBACA  Saham Farmasi Terbaik untuk Dimiliki Selama 10 Tahun ke Depan?

Yang paling menarik adalah Startup Scan, alat yang cari malware saat Windows booting. Saya coba scan ini, setelah 15 menit Norton menemukan Trojan tersembunyi yang tidak saya tahu ada di sana. Windows Defender dan Malwarebytes tidak mendeteksinya saat saya uji coba beberapa bulan lalu.

Di bawah bagian Scan ada Scam Protection, kumpulan alat yang lindungi Anda dari penipuan online Norton kerja bagus waktu diuji, berhentikan virus dan peringatkan saya tentang halaman web berbahaya.

Ada juga Deepfake Protection yang cek video dan audio buat lihat apakah itu palsu atau buatan AI.

Norton punya AI assistant bernama Genie yang jawab pertanyaan keamanan dan analisis email serta link mencurigakan. Saya upload screenshot dari beberapa email spam, dan asisten ini langsung benar menandai semuanya sebagai penipuan beserta penjelasan tipenya.

Performa
Norton sangat efektif sebagai antivirus. Beberapa kali dia berhentikan file berbahaya yang lolos dari browser dan ISP saya. Tapi tes independen lab di MRG Effitas menunjukkan Norton dapat blok 98% sampel malware tanpa false positives. Dia dapat sertifikasi Level 2. Meskipun Malwarebytes sedikit lebih baik, Norton masih sangat kuat.

Saran Pembelian
Norton punya beberapa paket. Norton 360 Deluxe yang paling worth it, harganya $50 di tahun pertama lalu $125 per tahun. Paket Standard $40 dulu baru $95, yang lebih mahal sampai $190.

Saya agak sulit rekomendasikan Norton dibanding Malwarebytes karena paywall. Notifikasi terus muncul dan ada tab Store yang mengingatkan. Memang Norton punya kelebihan, dia tangkap ancaman yang dilewatkan antivirus lain berkat Startup Scan, plus punya browser pribadi, password manager, dan cloud backup.

Kalau Anda cari paket keamanan lengkap, Norton bagus.

MEMBACA  Mengapa Apple Membiarkan Toko Aplikasinya Berkembang Tanpa Kendali?

Tinggalkan komentar