Nigel Farage Mundur sebagai Anggota Parlemen Partai Reformasi Inggris: Apa Langkah Selanjutnya?

Pemimpin partai sayap kanan, Reform UK, yang memang punya sikap keras terhadap imigrasi, Nigel Farage, sudah mengundurkan diri dari kursinya di parlemen. Dia berencana maju lagi untuk daerah pemilihan yang sama, di tengah tuduhan bahwa ia menerima dan tidak melaporkan sumbangan bernilai jutaan dolar.

Pengumuman yang mengejutkan ini muncul pada hari Selasa, ketika Farage menghadapi kemungkinan penyelidikan parlemen atas setidaknya dua skandal pendanaan. Jika terbukti melanggar, Farage bisa diskors dari parlemen dan memicu petisi recall serta pemilu sela di daerahnya, Clacton, di Inggris timur.

Dengan mundur lebih dulu, pemimpin Reform ini—yang popularitasnya melonjak dalam dua tahun terakhir dan kini dianggap sebagai kandidat terkuat untuk jadi perdana menteri berikutnya—telah memicu pemilu sela dengan syaratnya sendiri, di mana ia sendiri bisa ikut bertarung.

“Masyarakat Clacton yang harus menjadi hakim atas tindakan saya,” kata Farage pada Selasa. “Ini akan menjadi pemilu sela rakyat melawan kelompok mapan.”

Farage menambahkan, “Saya akan bertarung untuk menang.”

Partai-partai lain sudah menyatakan tidak akan mencalonkan kandidat dalam pemilu sela yang dipicu Farage.

Pemimpin populis sayap kanan ini memang sejak awal menjadi salah satu suara paling lantang menentang imigrasi di Inggris, dan berperan besar dalam kemenangan gerakan Brexit. Partai Reform-nya saat ini hanya punya delapan dari 650 kursi parlemen, tetapi unggul di jajak pendapat gara-gara sentimen anti-imigran makin meledak di Inggris. Tahun lalu, jajak pendapat YouGov menemukan bahwa Reform kemungkinan akan memenangkan pemilihan umum bila diadakan saat itu.

Pada bulan Mei, Partai Labour kalah telak oleh Reform dalam pemilu di Wales dan Skotlandia, dan juga 136 pemilu dewan lokal di Inggris. Sementara Reform memperoleh lebih dari 1.450 kursi—termasuk di kubu kuat Labour—partai yang berkuasa kehilangan lebih dari 1.460 kursi. Ini menunjukkan pesatnya lonjakan dukungan untuk Reform di seluruh negeri.

MEMBACA  NIS: Korut Jaga Jarak dari Iran dan Rayu AS, Apa yang Terjadi?

Ini yang kita tahu.

Skandal pendanaan di sekitar Nigel Farage. Farage menghadapi penyelidikan parlemen soal sumbangan, termasuk tuduhan ia menerima uang yang tidak dilaporkan untuk kampanyenya. Menerima hadiah sebenarnya tidak melanggar kode etik parlemen, tapi gagal melaporkannya bisa jadi masalah.

Penyelidikan utama dilakukan oleh Komisioner Parlemen untuk Standar, berkaitan dengan sumbangan 5 juta pound (senilai sekitar 6,7 juta dolar) yang tanpa dilapor dari Christopher Harborne, jutawan kripto yang berbasis di Thailand, sebelum Farage mengumumkan pencalonan di pemilu 2024. Hari Selasa lalu, surat kabar The Guardian melaporkan bankir sudah melaporkan sumbangan itu ke Badan Kejahatan Nasional sebagai potensi uang hasil cuci.

Farage mengklaim uang itu adalah hadiah pribadi, yang sudah diterima sebelum terpilih, jadi dinilainya tidak melanggar aturan parlemen. Katanya, “Saya tidak berbuat salah. Saya nyata-nyata tidak melanggar hukum. Saya tidak menyalah-gunakan uang negara.”

Secara terpisah, investigasi The Sunday Times pekan ini mengungkap Farage menerima sumbangan dari sosok lain, yakni si penipu terhukum dan pengusaha kripto yang sudah lama menjadi sekutunya, George Cottrell, untuk biaya keamanan dan staf menjelang pemilu 2024. Kotrell, yang pernah jadi ajudan di masa lalu, ditangkap di AS pada 2016 saat bepergian bersama Farage gara-gara dituduh menawar cuan untuk agen penyamar yang berpura-pura jadi pengedar narkoba. Ia mendekam delapan bulan di penjara sebelum bebas Maret 2017.

Menanggapi tuduhan tersebut, pada akhir pekan Farage bilang tidak salah dan sedang mempertimbangan tuntutan hukum terhadap The Sunday Times. Hari Senin lalu di AS, Presiden Donald Trump, yang merupakan kawan dekat Farage, terlihat mendukungnya lewat unggahan di Truth Social dengan membagikan pranala artikel yang judulnya “Mereka menjalankan strategi ‘kontra-Trump 2024’ pada Nigel Farage”

MEMBACA  Bayi Tewas dalam Serangan Drone Rusia di Kyiv, Korban Jiwa Dua Orang

Mengapa partai lain menolak ikutan pemilu sela? Partai perdana menteri Labour, pihak oposisi Konservatif serta Demokrat Liberal semuanya menudh Farage “bermain dll. sedikit salah, cap, maksud saya dengan kata ‘dll’,’ secara ". Maksudnya Bu’ ". ”Begini: Mereka* ?? net akbar. \ No\ maka saya break "mas saya. Dan sebaiknya teks rapi." Parat, permisi, omreak; Mereka bilang:" ‘ pemilu sela jadi " ‘Ya ?? , sudah, saya hanya, tidak ngaco?" M. Ya.

“Kami salina ting jak?”, ak Kami mengingatkan kembali kepada semua pihak bahwa seiring dengan meningkatnya arus kendaraan selama libur panjang, keselamatan di jalan raya harus tetap menjadi prioritas utama. Karenanya, kami mengimbau pengemudi untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, tidak melebihi batas kecepatan, dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat. Selain itu, pastikan untuk beristirahat secara teratur jika merasa lelah dan jangan memaksakan diri. Kepada pengendara, hendaknya tetap menjaga konsentrasi penuh serta memberi jarak aman dengan kendaraan. Mari sama-sama kita wujudkan perjalanan yang aman dan nyaman demi keselamatan bersama, terutama di saat jalur padat dan jarak jauh seperti sekarang. Ingatlah, keselamatan adalah tanggung jawab semua pengemudi, penumpang, juga pengguna jalan lainnya. Hormati rambu dan waspada terhadap segala perubahan cuaca atau kondisi jalan yang tak terduga.

Tinggalkan komentar