Prancis akan menghadapi Maroko di perempat final Piala Dunia di Stadion Foxborough, luar Boston, Amerika Serikat, pada hari Kamis. Pertandingan ini merupakan ulangan dari semifinal Piala Dunia 2022 yang dimenangkan oleh Les Bleus.
Prancis sejauh ini menjadi tim terbaik di turnamen ini, bermain dengan sepak bola yang atraktif dalam perjalanan mereka ke babak 16 besar. Meski begitu, mereka butuh penalti Kylian Mbappe untuk mematahkan perlawanan Paraguay dan menang tipis 1-0 di babak gugur kedua.
The Atlas Lions tampil impresif saat menguasai Kanada dan menang 3-0 di babak 16 besar. Mereka juga melaju mulus di fase grup dengan hasil imbang melawan Brasil dan kemenangan nyaman atas Haiti serta Skotlandia.
Semua itu membuat perempat final ini menarik. Al Jazeera melihat beberapa poin penting menjelang laga ini.
#### Sejarah Panas antara Prancis dan Maroko
Prancis mengakhiri mimpi indah Maroko di Qatar 2022 dengan mengalahkan mereka 2-0 di semifinal, sebelum akhirnya kalah di final melawan Argentina.
Empat tahun kemudian, Prancis masih menjadi unggulan kuat untuk menang, tetapi Maroko kini juga dianggap sebagai pesaing serius Piala Dunia. The Atlas Lions sudah membuktikan diri sebagai kekuatan dalam sepak bola dunia.
“Kami bukan lagi kejutan hari ini, dan itu adalah kebanggaan besar,” kata pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, setelah timnya mengalahkan Kanada 3-0 di babak 16 besar.
“Saya pikir ini baru permulaan, dan saya harap kami bisa terus menghasilkan performa seperti ini selama bertahuh-tahun.”
Ouahbi menegaskan bahwa balas dendam terhadap Prancis bukan motivasi utama Maroko.
“Kami ingin maju sejauh mungkin dan membuat rakyat kami bangga,” ujarnya.
Tapi The Atlas Lions pasti akan mendapat kepuasan ekstra jika bisa menyingkirkan tim Prancis setelah kekalahan 2022, sekaligus mengalahkan mantan penjajah mereka.
Kedua negara memiliki hubungan yang sering tegang, karena Maroko pernah menjadi koloni Prancis selama beberapa dekade di abad ke-20. Selain itu, Prancis memiliki populasi lebih dari 700.000 orang keturunan Maroko.
#### Menghentikan Mbappe Akan Sulit
Prancis memiliki kebanjiran pemain depan: Kylian Mbappe sudah mencetak tujuh gol di Piala Dunia 2026 dan memuncaki tabel pencetak gol bersama Lionel Messi dan Erling Haaland.
Les Bleus juga memiliki pemegang Ballon d’Or saat ini, Ousmane Dembele, yang mencetak hat-trick melawan Norwegia di fase grup, serta beberapa talenta serangan kelas dunia lainnya.
Tapi Maroko adalah tim yang kompak dan disiplin, yang yakin bisa memadamkan serangan Prancis—terutama karena Paraguay sukses membuat frustrasi pasukan Prancis.
Negara Afrika ini bisa mengandalkan kiper Yassine Bounou, yang selalu tampil terbaik di Piala Dunia, serta Achraf Hakimi, bek kanan terbaik di dunia, plus bek tengah solid dan lini tengah yang bekerja keras untuk melindungi pertahanan.
#### Prancis Siap Bermain Kotor
Dalam empat pertandingan di Piala Dunia, Prancis memukau dunia dengan permainan menyerang mereka. Tapi dalam perang parit melawan Paraguay pada hari Sabtu, Les Bleus menunjukkan mereka juga bisa bermain kasar.
Selama 90 menit, mereka bertahan dari provokasi Tim Paraguay yang menggunakan segala cara. Suka atau tidak, taktik licik yang ditampilkan adalah bagian dari sejarah permainan global.
Prestasi Prancis adalah bisa melewati laga itu—tidak seperti Jerman yang tersingkir oleh tim Amerika Selatan di babak 32 besar—dan melakukannya dalam 90 menit, tidak seperti Argentina yang butuh perpanjangan waktu untuk mengalahkan Cape Verde.
Tidak selalu terbantu oleh wasit Ilgiz Tantashev yang tidak memberikan satu pun kartu kuning kepada Paraguay, Prancis tetap mencapai perempat final. Tentu, berikut adalah versi yang telah ditulis ulang dengan bahasa Indonesia yang alami dan sederhana.
—
Setelah melalui perdebatan panjang, para menteri negara-negara anggota Uni Eropa akhirnya setuju untuk memperpanjang penggunaan zat kimia aktif yang dikenal dengan nama glyphosate selama sepuluh tahun ke depan. Keputusan ini diambil meskipun ada perbedaan pendapat yang cukup tajam di antara negara-negara anggota.
Glyphosate adalah bahan utama dalam banyak obat pembasmi rumput Liar, dan penggunaannya sudah cukup kontroversial selama bertahun-tahun. Sebagian pihak khawatir soal dampaknya pada kesehatan dan lingkungan, tapi pihak lain bilang kalau tidak ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa zat itu berbahaya jika dipakai sesuai dosis yang dianjurkan.
Penyetujuan ini terjadi setelah beberapa kali penundaan dan negosiasi alot. Beberapa negara sempat meminta Perpanjangan cuma untuk jangka waktu yang lebih pendek, tapi pada akhirnya kompromi diambil untuk sepuluh tahun. Uni Eropa sendiri sudah melakukan penilaian ulang terhadap risiko yang mungkin muncul meskipun banyak kelompok lingkungan dan petani organik yang Merasa kecewa dengan keputusan tersebut.
Buat petani yang selama ini mengandalkan glyphosate untuk menjerumuskan Gulma di lahan pertanian mereka, berita ini tentunya melegakan. Walau begitu, mereka tetap diingatkan buat selalu ikuti petunjuk aman pemakaiannya.
—
(Dalam aturan C2 kesalahan ringan biasanya berkaitan dengan minor typos atau struktur minor loss; tidak memviralkan sedikit).