WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Jakarta sekarang terlalu bergantung pada TPST Bantargebang di Bekasi. Tapi, menurut Wakil Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Alia Noorayu Laksono, cara ini tidak bisa lagi menjadi solusi utama untuk masalah sampah.
“Kita harus mulai mengelola sampah dari sumbernya, yaitu dari rumah tangga. Caranya dengan membiasakan diri memilah sampah dan memaksimalkan Bank Sampah,” kata Alia saat reses di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (1/7/2026).
Volume sampah di Jakarta terus naik. Karena itu, kata Alia, kita perlu mengubah cara pikir dalam mengelola sampah. Pola lama yang hanya mengumpulkan, mengangkut, dan membuang sampah sudah tidak cocok lagi.
“Jakarta menghasilkan ribuan ton sampah setiap hari. Kita tidak bisa terus pakai pola lama: kumpul, angkut, buang,” ujarnya.
Alia mendorong masyarakat untuk aktif memilah sampah organik, anorganik, dan sampah yang punya nilai ekonomi. Sampah yang sudah dipilah bisa disalurkan ke Bank Sampah. Menurut Alia, Bank Sampah tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tapi juga bisa memberi keuntungan ekonomi buat masyarakat.
Sampah anorganik seperti botol plastik, kertas, dan logam bisa ditukar menjadi tabungan atau insentif lain. Alia juga maunya edukasi tentang pentingnya memilah sampah dari rumah terus ditingkatkan.
“Perubahan perilaku masyarakat adalah kuncinya supaya beban sampah di tempat pembuangan akhir bisa berkurang,” tegasnya.
Alia juga minta semua pihak di pemerintahan DKI Jakarta untuk memperluas jangkauan Bank Sampah sampai ke lingkungan terkecil. Pendampingan dan fasilitas juga harus diperbaiki agar layanan ini mudah diakses warga.
Sebagai anggota DPRD DKI yang mewakili Jatinegara, Duren Sawit, dan Kramat Jati, Alia berjanji akan mengawal kebijakan dan anggaran untuk pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Di Komisi A, dia akan terus mendorong kerja sama antara pemerintah kota, kecamatan, kelurahan, dan petugas lapangan, supaya semua warga bisa pakai Bank Sampah dengan mudah.
“Mari kita jaga Jakarta, mulai dari satu pilahan sampah di rumah kita,” tutup politikus Golkar ini.