Marc Marquez Buka Suara: Gelar Juara Dunia ke-10 Kini Bukan Target Utama

Kamis, 2 Juli 2026 – 13:17 WIB

Marc Marquez membuat pengakuan yang cukup mengejutkan di tengah peluangnya untuk mencetak sejarah baru di MotoGP. Pembalap Ducati Lenovo itu mengisyaratkan kalau mengejar gelar juara dunia ke-10 bukan lagi ambisi terbesar dalam hidupnya.

Padahal, kalau dia bisa menjadi juara musim ini, Marquez akan menyamai rekor 10 gelar juara dunia milik legenda MotoGP, Valentino Rossi. Tapi, pengalaman pahit karena cedera parah beberapa tahun lalu sepertinya sudah mengubah cara pandang The Baby Alien terhadap dunia balap.

Dalam wawancara dengan DAZN, Marquez mengenang salah satu keputusan yang paling dia sesali sepanjang kariernya. Yaitu memaksakan diri kembali balapan hanya empat hari setelah mengalami kecelakaan hebat di MotoGP Spanyol 2020 di Sirkuit Jerez. Keputusan itu ternyata menjadi awal dari penderitaan panjang yang harus dia jalani.

Cedera serius pada lengan kanan memaksanya menjalani lima kali operasi. Selama bertahun-tahun, Marquez hidup dalam rasa sakit yang tidak kunjung hilang, sampai-sampai dia sempat kehilangan semangat untuk datang ke paddock.

“Ada masa ketika saya bahkan tidak ingin masuk ke paddock karena tempat itu selalu mengingatkan saya pada rasa sakit,” ungkap Marquez seperti dikutip dari Motorsport.

Pembalap asal Spanyol itu mengaku, kalau waktu bisa diputar kembali, dia akan memilih menjalani proses pemulihan dengan lebih sabar daripada terburu-buru mengejar comeback. Penyesalan ini menjadi pelajaran terbesar dalam perjalanan kariernya.

Setelah melewati masa-masa sulit bersama Honda, Marquez akhirnya bangkit setelah bergabung dengan Ducati. Kepindahan itu menjadi titik balik yang menghidupkan kembali kariernya. Musim 2025 menjadi bukti kebangkitannya setelah berhasil merebut gelar juara dunia kesembilan.

Sekarang, peluang meraih gelar ke-10 kembali terbuka lebar. Tapi, Marquez menegaskan kalau angka tersebut bukan lagi sesuatu yang membuatnya terobsesi.

MEMBACA  illumynt, sebuah Perusahaan CNE Direct, Mengumumkan Kenaikan Jörg Herbarth menjadi COO

“Saya tentu akan sangat bangga jika bisa meraih gelar juara dunia ke-10. Tetapi, apakah saya pensiun dengan sembilan atau 10 gelar, itu tidak akan mengubah hidup saya,” ujarnya.

“Yang paling saya inginkan sekarang adalah mengakhiri karier dengan tetap menikmati balapan. Saya tidak ingin pensiun karena merasa jenuh dengan MotoGP,” lanjut pembalad berusia 33 tahun itu.

Ucapan Marquez tentu mengundang perhatian. Sebab, selama ini dia dikenal sebagai sosok yang selalu haus akan kemenangan pagi yang membuat kariernya meroket.

Tinggalkan komentar