Pemerintah Targetkan 97 Persen Jalan Nasional Dalam Kondisi Baik pada 2027

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan 97 persen jalan nasional dalam kondisi baik pada tahun 2027. Langkah ini untuk memperkuat konektivitas, mempercepat mobilitas dan distribusi logistik, dan mendukung pembangunan nasional yang merata.

Direktur Jenderal Bina Marga, Roy Rizali Anwar, dalam rapat bersama DPR Rabu lalu, mengatakan target ini berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.

Berdasarkan RPJMN tersebut, prioritas utama adalah meningkatkan konektivitas di jalur utama serta memperbaiki akses ke wilayah terpencil dan perbatasan untuk mendorong pembangunan yang seimbang.

“Berdasarkan indikator dan target 2027, waktu tempuh di jalur utama jalan nasional ditargetkan 1,80 jam per 100 kilometer, dan 97 persen jalan nasional diharapkan dalam kondisi baik,” kata Anwar.

Kementerian juga menargetkan kondisi baik untuk 73 persen jalan provinsi, 61 persen jalan kabupaten, dan 83,60 persen jalan kota pada 2027. Pemerintah ingin akses ke daerah tertinggal dan perbatasan mencapai 2,67 kilometer per 100 kilometer persegi, supaya wilayah strategis yang masih terisolasi bisa lebih terhubung.

Di bidang infrastruktur perkotaan, Bina Marga menargetkan pembangunan 113 kilometer jalan perkotaan untuk mendukung kelancaran mobilitas dalam kota. Prioritas lainnya adalah tol yang beroperasi mencapai 2.383 kilometer pada 2027.

Laporan menunjukkan, total usulan anggaran untuk mencapai target ini sekitar Rp89,07 triliun. Rp3,02 triliun untuk dukungan manajemen dan Rp84,07 triliun untuk program infrastruktur. Nyatanya pagu anggaran indikatif hanya Rp29,24 triliun. Terjadi selisih pendanaan sekitar Rp59,83 triliun.

Maka itu Kementerian Pekerjaan Umum sudah mengajukan anggaran tambahan untuk memperkuatprogram konektivitas infrastruktur tersebut.

MEMBACA  Tembak Jatuh Helikopter Apache AS, Inilah Pesan yang Ingin Disampaikan Iran

Tinggalkan komentar