Perundingan AS-Iran baru saja dimulai, Trump langsung ancam akan menyerang, negosiasi pun terhenti sementara.

Gambar pertemuan level tinggi AS-Iran di Swiss hari Minggu langsung tegang. Iran marah sama komentar Presiden Donald Trump yang ancam mau serang mereka. Trump juga bilang ke presiden Iran untuk jaga omongannya.

Komentar dari Trump di medsos dan ke media bikin makin susah usaha Wakil Presiden JD Vance sama mediator dari Pakistan dan Qatar. Mereka lagi coba bikin Iran tetap mau diskusi soal nuklir, Selat Hormuz, dan dana beku miliaran dolar milik Iran.

Tapi, sebelum yang lain, Iran maunya ngomongin masalah Lebanon dulu. Disana, tentara Isarel udah lawan kelompok Hisbullah yang dukung Iran, soalnya perjanjian ini harusnya skarangin semua perang.

“Harusnya Iran langsng selesein PROKSI mereka di Lebanon yang bikin kacau,” kata Trump di media sosial. “Kalo nda, kita hajar balik merka bener-bentar keras, kek minggu kmaren, tambah lgi!!!”

“Negoator utama Iran, Mohamaad Bagher Ghālibāf, balaser sesudah ucapan Trump,”Klo bisa kaga rame, kosakan. Bismillahkan kami, biasa,” katanya.

Ini tim Iran melihat Udipank merapat dengan Qatar, lalu sesudah di umumucan bahwa desa dan Amer disaat berturut dilakukan AS.

Vance sama tim, dimana jug

…maap tim palitar balas karna dat tanya

a dua kali masalah, macahnya kayg hujak mider IDL sama sel skring bisa nekt! SekiiAN. Selaw lepaskan hi

MEMBACA  Jenis Saham yang Patut Dibeli Saat Pasar Terkoreksi

Tinggalkan komentar