Berikut judul yang telah ditulis ulang dan diterjemahkan: Ramai Diburu Saat Krisis, Ini Panduan Investasi Emas yang Aman dan Tetap Cuan Optimum

Minggu, 7 Juni 2026 – 05:15 WIB

Jakarta, VIVA – Ditengah kondisi ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian, emas kembali menjadi salah satu instrumen yang banyak dilirik oleh masyarakat dan investor. Tekanan inflasi, ketidakstabilan geopolitik, dan kebijakan suku bunga yang berubah-ubah membuat banyak orang mencari aset yang dinilai lebih tahan terhadap gejolak pasar.

Secara historis, emas emang dikenal sebagai salah satu aset yang mampu menjaga nilai dalam jangka panjang. Berbeda dengan instrumen lain yang sangat dipengaruhi kebijakan suatu negara atau kondisi pasar tertentu, emas cenderung punya pergerakan yang lebih stabil saat krisis terjadi.

Di Indonesia sendiri, minat terhadap emas juga meningkat seiring dengan semakin luasnya literasi keuangan dan kesadaran akan pentingnya diversifikasi aset. Berikut ini beberapa tips investasi emas saat krisis yang bisa menjadi panduan, seperti dilansir Viva pada Minggu, 7 Juni 2026.

  1. Pahami fungsi emas sebagai lindung nilai
    Salah satu alasan utama emas banyak dipilih saat krisis adalah perannya sebagai aset lindung nilai atau hedge terhadap inflasi. Saat nilai mata uang melemah atau biaya hidup naik, emas cenderung bisa mempertahankan daya belinya.

    Karena itu, sebelum mulai meinvestasi, penting untuk dipahami bahwa emas bukan instrumen yang memberikan keuntungan cepat, melainkan lebih untuk menjaga nilai kekayaan dalam jangka panjang. Dengan pemahaman ini, investor bisa lebih realistis dalam menentukan ekspektasi.

  2. Gunakan strategi pembelian bertahap
    Di kondisi pasar yang tidak stabil, harga emas bisa fluktuatif dalam waktu singkat. Strategi pembelian bertahap atau dollar cost averaging bisa menjadi pendekatan yang lebih aman daripada membeli dalam jumlah besar sekaligus. Dengan cara ini, investor dapat mengurangi risiko membeli di harga tertinggi dan mendapatkan harga rata-rata yang lebih seimbang seiring waktu. Strategi ini juga membantu membangun disiplin investasi yang konsiste.

  3. Diversifikasi portofolio investasi
    Meskipun emas dikenal relatif aman, menempatkan seluruh dana hanya pada satu instrumen tetep memiliki risiko. Diversifikasi adalah langkah penting untuk menjaga keseimbangan porofolio. Emas bisa dikombinasikan dengan instrumen lain seperti obligasi, reksa dana, atau deposito agar risiko lebih tersebar. Dengan begitu, jika salah satu aset mengalami penurunan, aset lainnya masih bisa membantu stabilitas nilai portofolio secara keseluruhan.

  4. Perhatikan likuiditas dan kemudahan pencairan
MEMBACA  Aktor "Marry My Husband" Lee Yi Kyung Terdakwa Pelecehan Seksual, Korban Buka Bukti Chat dan Foto

Tinggalkan komentar