Jenazah pekerja bantuan yang tewas di Gaza dipindahkan ke Mesir

Jenazah para pekerja bantuan asing yang tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza telah dipindahkan ke perbatasan Rafah Mesir, sebuah siaran televisi Mesir melaporkan pada hari Rabu. Al-Qahera News TV yang terkait dengan negara mengatakan ambulans yang membawa jenazah sejumlah pekerja bantuan tersebut tiba di sisi Mesir dari perbatasan Rafah dekat Gaza. Tujuh karyawan World Central Kitchen (WCK) tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada hari Senin ketika mereka sedang kembali dari misi sehari penuh, kata organisasi bantuan yang berbasis di AS itu. Mereka terdiri dari tiga warga Inggris, satu warga Australia, satu warga Polandia, seorang warga ganda AS-Kanada, dan seorang warga Palestina. Enam jenazah pekerja bantuan asing telah dipindahkan oleh Bulan Sabit Merah Palestina ke perbatasan Rafah Mesir pada hari Rabu, kata sumber keamanan Mesir. Jenazah-jenazah tersebut akan dibawa pulang setelah diterima oleh perwakilan kedutaan besar masing-masing di Kairo, tambah sumber tersebut. Pemindahan akan dilakukan melalui bandara Kairo. Ambulans yang membawa jenazah anggota staf kelompok bantuan World Central Kitchen, yang tewas dalam serangan udara Israel, masuk ke Mesir melalui perbatasan Rafah. Tujuh karyawan organisasi bantuan berbasis AS World Central Kitchen (WCK) tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada hari Senin. Jenazah salah satu anggota staf kelompok bantuan World Central Kitchen, yang tewas dalam serangan udara Israel, sedang diangkut keluar dari ruang jenazah Rumah Sakit Abu Youssef Al-Najjar di Rafah di selatan Jalur Gaza. Tujuh karyawan organisasi bantuan berbasis AS World Central Kitchen (WCK) tewas dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza pada hari Senin.

MEMBACA  Video lama mantan pemimpin Pakistan, Sharif, yang meminta 'boikot pemilihan' beredar menjelang pemilu 2024