Dapatkah Bank Sentral Menekan Inflasi di Tengah Kenaikan Biaya Energi? | Bisnis dan Ekonomi

Bank sentral tetap pertahankan suku bunga stabil saat gejolak energi menguji kendali inflasi.

Terjepit antara inflasi yang naik dan pertumbuhan yang melambat, Federal Reserve Amerika Serika, Bank Sentral Eropa, serta Bank of Inggris menjaga suku bunga serta biaya pinjaman tetap tidak beruba.

Hal ini terjadi meskipun tagihan energi, bahan bakar serta biaya pangan naik dan semakin mendesak para pelaku usaha global pula rumah tangga di seluruh dunia.

Dana Moneter Internasional, atau IMF, memperingatkan adanya perlambatan ekonomi global dan tiada seorangpun yang tahu berapa lama gejolak energi yang dipicu perang AS-Israel di Iran ini akan berlanjut.

Dampaknya sangat menyerang, terutama dialami negara-negara pasar berkembang serta negara sedang berkembang. Bank sentral hadapi pilihan: melawan kenaikan harga atau justru menopang ekonomi yang semakin meulmah.(siapa tau malah salah)

Publikasi pada 10 Mei 2026

MEMBACA  Bagaimana pendeta yang tercela memalsukan mukjizatnya

Tinggalkan komentar