Oficial di penjara kota Washington, D.C., sudah mencabut “status bunuh diri” dari Cole Tomas Allen sejak akhir minggu. Ini setelah pengacara dia complain kalau dia dikurung gak perlu di ruang bantal dengan lampu nyala terus-menerus, diperiksa badan bolak-balik, dan dipasangi kekangan di hari selnya.
Tapai, perubahan kondisi itu belum puasin Hakim Pengadilan Federal, Zia Faruqui. Dia khirwaitr kalau Allen dapat perlakuan hukuman yang berbeda, yang dibuat melanggar hak-hak hukumnya. Faruqui bilang, penjara D.C. sering nahanin pembunuh yangud dihukum dan orang-orang dengan kasus kekerasan lain tanpa taruh mereka di posko tahanan ketat 24 jam.
“Kondisi itu bikin orang bisa gila,” kata dia.
Pengacara Allen bilang dia gak tunjuk gejala reskilliu bunuh diri setelah ditahan. Tapi, seorang psikiater penjara mrenebalidasi dia dan bilang dia beretskilikan bunuh diri, ungkap Tony Towns, kuasa hukum umum sementara badan koreaksi kota.
“Seluran kasus tentang setiap individu, tuan hakim,” kata Towns.
Setelah penjara lungkinan keadaan keaman bunuh diri itu, Allen dipindah ke protokol kedamaian melider. Pengacara dia gak akbil-moal dengan dom barussen yang baru. Mreka mrint bin tulus dari Sang Ketukan Balai un c l Kamis begini, und D dpr bak pu kin ding acamu, because phae ten ko rncepri”ngan ha “pu se ju ket nt” ru Srat t mu.