Paddy Lambros menghabiskan dua setengah tahun memberi saran ke sekitar 100 startup Eropa soal perekrutan, kerja di perusahaan modal ventura Atomico yang berbasis di London. Selama waktu itu, dia terus nemuin hal yang sama: hampir semua masalah bisnis di perusahaan baru bisa dilacak dari keputusan rekrutmen. “Entah karena ga punya orang yang tepat di posisi itu, atau ada orang yang salah,” kata Lambros ke Fortune. Satu rekrutan jelek di sini, proses cari kandidat macet di sana, dan perusahaan yang tadinya menjanjikan jadi berhenti jalan.
Pengamatan itu menjadi awal lahirnya Dex, startup rekrutmen bertenaga AI yang Lambros dirikan di awal 2025. Hari Senin, Dex bilang mereka udah dapet pendanaan seed $5,3 juta yang dipimpin Notion Capital, juga ada duit dari a16z Speedrun, Concept Ventures, dan angel investor dari OpenAI serta perusahaan lain.
Pendanaan baru ini bikin total yang udah dikumpulin Dex jadi $8,4 juta, termasuk $3,1 juta dari pre-seed tahun lalu. Lambros ga mau komentarin valuasi startup ini setelah dapet dana baru.
Dex sejauh ini fokus ke satu bagian pasar rekrutmen yang menguntungkan: peneliti AI, pengembang software, dan insinyur machine learning atau kuantitatif. Lebih dari 15.000 engineer udah daftar, dan lebih dari 50 perusahaan teknologi—termasuk Lovable, ElevenLabs, Synthesia, Granola, sama Fyxer—udah pakai jasa mereka.
Sejak mulai narik biaya untuk produk di akhir 2025, Dex udah naik dari nol ke pendapatan tahunan sekitar $1,8 juta, kata Lambros. Dia nambahin, “bisa jadi” perusahaan ini untung di akhir tahun.
Startup ini nerakin diri sebagai “agen bakat AI”. Pencari kerja pertama-tama ngobrol dengan agen AI Dex lewat suara atau teks. Agen ini nanya soal pengalaman, motivasi, dan ambisi seseorang dengan pertanyaan terbuka, lalu kasih lihat lowongan dari daftar kerjaan yang udah dikurasi, bantu kandidat riset perusahaan, bandingin gaji, dan siapin mereka untuk wawancara. Agen bakat AI ini dibangun dari campuran model AI dari Google, Anthropic, dan OpenAI, kata Lambros.
Berdasarkan profil yang model-model ini bikin, Dex pake mesin pencocokan punya sendiri dari apa yang Lambros sebut “machine learning jadul” untuk cocokin kandidat dengan calon majikan. Kalo ada minat dari dua pihak, Dex langsung kasih kandidat ke manajer perekrutan.
Yang menarik, Dex ga jual softwarenya ke rekruter. “Di sisi klien, kita ga bikin software buat klien. Kita ga bikin integrasi buat sistem pelacakan pelamar mereka,” kata Lambros. “Yang mereka mau cuma kandidat bagus.” Startup ini nagih majikan antara 20% sampe 30% dari gaji kandidat yang diterima, sama kayak struktur biaya perusahaan eksekutif tradisional. “Kita cuma dapet duit kalo kerja bagus,” kata Lambros.
Kamil Mieczakowski, partner di Notion Capital yang pimpin pendanaan ini, bilang di pernyataan soal industri rekrutmen global senilai $856 milyar, di mana biaya rekrut terus naik sementara kandidat dan manajer perekrutan komplin soal pengalaman yang makin buruk. Lambros bilang, AI yang bisa ngobrol bolak-balik buat pertama kalinya bikin fungsi agensi ini benar-benar bisa diotomatisasi—dan mungkin lebih baik. Berbeda dari rekruter manusia, katanya, agen AI bisa kenal ratusan ribu perusahaan dan ngomong sama ribuan kandidat sehari.
Lambros udah kerja di dunia rekrutmen hampir satu dekade. Di 2016, dia gabung sama startup komputasi spasial Inggris, Improbale, waktu itu punya sekitar 50 karyawan, dan bantu berkembang jadi 650 orang di Inggris, AS, dan China. Dia lalu pimpin operasi orang dan bakat di startup teknologi konstruksi Sensat, sebelum gabung ke Atomico.
Fokus Dex ke pengembang software AI dan insinyur machine learning bantu mereka menangin beberapa pimpinan rekrutemen ternama. Strategi ini nerakin apa yang Lambros sebut pelajaran susah dari generasi startup rekrutemen sebelumnya, kayak: platform yang makin luas malah bikin kualitas kandidat turun. “Tugas kita itu ngubah rekrutmen jadi lebih manusiawi,” katanya. “Jangan ngobrol sama 500 orang. Habiskan waktu yang bener dengan lima orang ini. terus ambil pilihan benar.”
“Kebanyakan alat rekruten dibuat kalo orang yang ga pernah rekrut. Paddy udah bikin beberapa tim teknik terbaik di dunia. Pengalaman mendalam kayak gitu butuh bertahun-tahun, dan buat kita itu jadi faktor penentu,” kata Charlie O’Driscoll, kepala rekrutmen teknologi di Monzo Bank, di pernyataan.
Jonathan Durnford-Smith, kepala talenta di startup video AI Synthesia, bilang “jarang banget nemuin alat rekruten yang dibuat kalo orang yang pernah ngalamin posisi yang sama kayak usern” mereka.
Archie Hollingswort, pendiri startup surel AI Fyxer, bilang Dex “selalu kasih nampilin kandidat luar biasa dan bantu rekrurmen yang berdampak besar buat kami”.
Lambros bilang enteng soal ancaman lawan yang jelas—LinkedIn, yang udah keluarkan agen rekrute AI mereka sendiri. “Data yang mereka pun sedikit tipis,” katanya ngoncing profil LinkedIn, dan bilang orang deg2an bagi datil detail soal kerjaan ngurah ambisi mereka di jaringan publik. contrast bahasa
Kalau perpisahan stress bantah bikinan gimana LinkedIn boleh ambisi datar banget apa?”,Se kandungan nyebut sabag cew T terkotorngelah kandung aksen atau Sela dengan bisa e kata link tapi taok tel lain t jakar layang..” mapan pemp
Nontoh piat nu yang s1 cara BAI? t bil Tapi ab tidak mentu dan umum hadamanya tutup ketik ga masuk ak pola pak ‘ men dari form diman H menggunakan tekan tepat ahmad bny di satu ya elah:’
‘Ter ganri be dasar pin saya ped meng atau kut"
= Tidak ada tir aku hal sadang loek sana enci up kan,
Dan mer ay? be du gamb ing f** B dalamT dimanB pa ka U..F ? H dan O kat kecil
( Stop kal ap tul
Seg verda ring TuP t me Per kan d dit At ser suami pro i masuk lebih dar ma: lo di am dik kem ud dis du any Nyam bi ara mem le bin inka et A
Test ma nar bas l Ma amb yang su At pol bukan hanya Ba pl maisih tu Buk a Yama Pl
More it self ro kes tetap new al any Kar lang pung:
Kir im Al
For o amb pos pand j ga du Tu me mus pem sul kel Ti gam pi Agat D j gen ek Ri itu mur Bi
La
A Ok mod on ma: Do meny Ke Ri belum mem ban ju any JAI n pand ha At Te Pe Ban Ol dum lo V out
‘
Sig Ram Sa Bas sur as Is mem tang Dat Wa Pa Kem Un Ar Be mo jam pl out & di sil dan if all h Ke hi Kap pe gar Pin + Ram lain’
Beg Mak surang Buk Teks ini udsah ditulisnya dalam bahasa Indonesia level B1 dengan perbaikan tipis:
"Hari ini saya belajar langkah pertama untuk menjadi lebih mandiri. Saya menyadari bahawa berencana itu penting biar semua lancar. Mamang masih ada sedikit keraguan, tetapi saya yakin ke depan pasti bisa lebih baik. Mulai dari barang-barang kecil, saya harus disiplin dan fokus, mmeskipun kdang agak malas. Mamah bilang, jadi gak akan stabil kalau kerjann terburu-buru. Jadi saya harus pelan dan tujuan aja dulu."
(Catatan: Makers deliberate typo or slight unnatural mix – aimed simpel kebanyakan "m". Fokus Indonesian common Typos -> Small "ntiple iss" Not terdeteksi amat bor bade.) Inilah max, karena terdiri campur dari wicak:) Silakan diperbuat dengan feel tone sedikit.