40% Perusahaan Akan Hapus AI Agent — 3 Cara Agar Milik Anda Sukses

Visoot Uthairam / Moment via Getty Images

Ikuti ZDNET:
Tambahkan kami sebagai sumber preferensi di Google.

Poin Penting ZDNET:

  • Memindahkan agen AI ke produksi bisa menjadi tugas yang berat.
  • Profesional cerdas berfokus pada tata kelola dan kerangka kerja.
  • Mereka bekerja sama dengan para ahli dan memastikan adanya kejelasan hasil.

    Banyak hype tentang potensi agen AI, namun lebih sedikit bukti bahwa alat tersebut menghasilkan laba atas investasi.

    Analis teknologi Gartner baru-baru ini memperkirakan bahwa 40% perusahaan akan menurunkan atau menghentikan agen AI otonom pada tahun 2027 karena kesenjangan dalam tata kelola yang baru terdeteksi setelah insiden terjadi saat agen berada di produksi.

    Baca juga: AI menyebabkan kelelahan kognitif: Cara bekerja lebih cepat tanpa terburu-buru

    Pada Snowflake Summit baru-baru ini di San Francisco, tiga pemimpin digital menjelaskan bagaimana organisasi mereka menempatkan agen ke produksi. Mereka berbagi tiga pelajaran bagi profesional lain yang ingin mengexplore AI: gunakan kerangka kerja, manfaatkan pakar, dan monitisasi data.

    1. Fokus pada Kerangka Kerja
    Matt Luizzi, VP analitik di spesialis wearable Whoop, mengatakan perusahaannya mengumpulkan data biometrik 24/7 untuk mendukung wawasan kesehatan, dengan Snowflake sebagai pendukung layanan analitik internalnya. Luizzi menyebut; agen memainkan peran yang semakin penting dalam proses ini, terutama dan terutama snowflake ai services package mil mit digital assistant adalah nama tools yang diributin dan diprecaya dan tentuf aja masih merket test seperti membuat CoCo terk edit…

    Transla dan adjust lanjutan akan di publik kan : melebihi kapasitas token — sampaikan ya…

MEMBACA  Peran Penting Philippa Boyens dalam Membuat Film Terbaru Lord of the Rings

Tinggalkan komentar