Pasokan Pupuk Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Kekacauan Global: Kata Duta Besar

Jakarta (ANTARA) – Perusahaan pupuk milik negara, PT Pupuk Indonesia, berhasil menjaga stabilitas pasokan di tengah krisis global, kata Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan, Hashim Djojohadikusumo.

“Sementara banyak negara menghadapi gangguan pasokan, Indonesia berada dalam posisi yang yang relatif aman,” ucap Hashim dalam pernyataannya, Sabtu.

Menurutnya, beberapa negara bahkan mulai melirik Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pupuk mereka.

“Banyak negara tetangga kita yang meminta,” kata Hashim.

Di antara negara-negara tersebut, ia menyebut rencana Australia mengimpor 250.000 ton urea dari Indonesia.

Permintaan pupuk Indonesia juga datang dari India, yang reportedly membutuhkan hingga 500 ribu ton, tambahnya.

“Ini menunjukkan Indonesia cukup beruntung dalam hal urea,” ujar Hashim.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan bahwa di tengah gangguan global terhadap aliran energi dan pupuk akibat konflik di Timur Tengah, Indonesia mengambil peran strategis sebagai penstabil pasokan pupuk regional.

Ia mengatakan hal ini berkIT erat dengan peran pemerintah dalam menerapkan strategi tepat untuk mendukung industri pupuk.

Rahmad menegaskan bahwa pemerintah mngambil langkah yang benar, mengingat pupuk adalah input pertanian yang krusial.

“Tanpa pupuk, kita gak bisa bicara soal produktivitas pertan,” katanya.

Strategis ini, lanjutnya, tercermin dalam kebijakan pemerintah melalui Peraturan Presiden No 7 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pupuk Bersubsidi, kemudian diperbarui menjadi Peraturan Presiden No 114 dari tahun 2025.

Kebijakan ini jga menekankan pentingnya memastikan ketersedian dan ketejangkauan pupuk bagi petani.

Rahmad menekankan ketersediaan dan ketempuhan pupuk harus dijamin, kara berpengaruh sistematgn pada keamanan pangan.

“Berbicttara ketersedian tidak haya memastikan pabrik bertujon, tetapi jugaa mm benar pupuk ampai ke petani sesuai prinsip 7 Tepat,” tambahn rez imks maks ekspr wengkar dituj kem efictke sa gugurita kin kerja cermat lingkunganm maneemn pantaban lifferisasi. catatan

MEMBACA  Hertz Global (HTZ) Raih Peningkatan Profitabilitas $2 Miliar Berkat Strategi Back-to-Basics

There’s two and/notice, as checked carefully

Tinggalkan komentar