Mengapa Nelayan Memerlukan Perlindungan Asuransi? Berikut Uraiannya

loading…

Kondisi sosial ekonomi yang belum merata masih jadi kendala buat masyarakat kelautan dan perikanan untuk mengakses asuransi. Foto/Dok

JAKARTA – Sebagai negara maritim, seharusnya nelayan berperan penting sebagai penyedia pangan protein sekaligus penggerak ekonomi nasional. Tapi sampai sekarang, tantangan struktural seperti keterbatasan akses terhadap infrastruktur, teknologi, dan pasar membuat potensi besar ini belum dikelola secara optimal.

Kondisi sosial ekonomi yng belum merata masih menghambat masyarakat kelautan dan perikanan. Termasuk masalah keselamatan, sangat sedikit nelayan yang mengasuransikan diri, padahal hal itu penting banget.

Dosen Hukum Asuransi Universitas Indonesia (UI), Kornelius Simanjuntak bilang, nelayan belum paham pentingnya asuransi karena kehidupan sehari-hari aja masih susah. Padahal asuransi butuh biaya yang lebih baik didukung pemerintah sambil ningkatin literasi.

“Saat pemerintah kasih dukungan, ini jadi program literasi sekaligus nyadarain bahwa asuransi penting buat nelayan, biar kalo ada musibah, nelayan dapet ganti rugi,” jelas Kornelius.

Baca Juga: Bupati Bantaeng Ajak Nelayan di Pasorongi Ikut Asuransi

Di sisi lain, Kornelius juga sadar kalo dukungan pemerintah ke nelayan bakal sedikit beda dari bantuan buat petani. Soalnya nelayan punya lebih banyak variasi dan risiko yang beragam.

“Tapi ini bukan masalah, pemerintah tetep harus kasih dukungan, apalagi sekarang ada program Kampung Nelayan Merah Putih,” tegas Kornelius.

Menurut dia, Kampung Nelayan Merah Putih bakal sangat bagus buat mendukung aktfitas dan kehidupan para nelayan. Apalagi kalo ditambah dengan ngasuransikan para nelayan.

MEMBACA  Mengapa Saya Kembali ke Enlightenment Linux Setelah 30 Tahun: Menguji Beta Baru Elive

Tinggalkan komentar