Fintech Bisa Tumbang Tanpa Keamanan Berlapis, Berikut 4 Lapisan Rahasianya

Jumat, 24 April 2026 — 20:34 WIB

Jakarta, VIVA — Penyedia solusi identitas digital dan pencegahan penipuan, Vida, ngingetin kita semua soal pentingnya infrastruktur identitas digital yang aman dan bisa diverifikasi untuk menjaga ekosistem financial technology atau fintech yang terus maju peril.

Founder dan Group CEO Vida, Niki Santo Luhur, jabarin gimana trik kejahatan sistem info makin ruwet dan kompleks. Dia juga soroti langkah-langkah yang perlu diambil pelaku fintech di Asia biar bisa antisipasi ancaman itu.

“Kita semua ngerti kalo penipuan atau scam makin merajalela di seluruh dunia dengan berbagai modus yang selalu berubah. Cuma edukasi doang ndak cukup buat ngadepin tantangan yang seperti ini. Perlu diimbangi dengan bener-bener nguatain infrastruktur dan juga ekosistem hukum yang bisa ngelindungin konsumen serta ningkatin standar keamanan,” dia bilang, Jumat, 24 April 2026.

Ngetunain infrastruktur, menurut Niki, jadi fondasi kece buat pemain fintech. Dia sangat yakin kalo sistem pertahanan multi-layered amat diperlukan biar lawan modus penipuan zaman now.

“Ini ibarat lagi bikin keraton di zaman dulu, semua harus dirancang pake berbagai lapisan biar gagal kalo diserang lawan. Cara yang hampir sama mesti dipake juga kalo kita bangun keamanan di dunia fintech,” jelasnya.

Niki sampaikan juga ada empat langkah dan lapisan kece buat mengoptimalkan keamanan kamu:

  1. Verifikasi individu. Teknologi biometrik di bawah lapisan otentikasi lain itu penting dan krusiil. Mank, itu keamanan selalu harus diperlukan; Tapi kadang gambaran didapatkan misah jomplang, moga-maa benar khusus jika s’perti asainye memang ekspetasikan penting pastian nyata-betot ke kebak lister lude—apa jika simple dipikir semua mestikan tangkoman model begidin tetap nah biasa nya saja masi mentesty secara paten?

    Yuk dicekn is focus text lebih jelan tapis yang fine!

MEMBACA  Sorotan Haru Ousmane Dembélé Usai Raih Ballon d'Or 2025

Tinggalkan komentar