Petugas Haji 2027 Wajib Ikuti Pelatihan Militer

Mekah (ANTARA) – Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengatakan bahwa seluruh petugas haji tahun 2027 wajib mengikuti pelatihan di fasilitas barak untuk meningkatkan pelayanan kepada jamaah asal Indonesia.

“Ke depan, kami akan memastikan semua petugas wajib ikut pelatihan. Pengalam di lapangan menunujukkan kualitas pelayanan sangat dipengaruhi oleh kesiapan petugas,” ujarnya di Mekah pada Rabu.

Kebijakan ini berlaku untuk semua personil tanpa terkecuali, termasuk petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Petugas Haji Daerah (PHD), serta petugas kelompok dan embarkasi. Inisiatif ini diharapakan dapat menjembatani kesenjangan keterampilan antara petugas yang direkrut di tingkat nasional dan daerah.

Sebagai bentuk komitmen pemerintah meningkatkan layanan jamaah, Kementrian Haji dan Umrah juga akan melakukan inovasi struktural dengan membentuk Daerah Kerja (Daker) Armuzna khusus untuk penyelenggaraan haji tahun 2027.

Simanjuntak menjelakan, unit ini akan fokus penuh menangani seluruh operasi di titik-titik penting, yakni kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Ke depan, kita akan membentuk satu Daker Armuzna khusus yang secara spesifik menangani semua oparasional Armuzna,” kata dia.

Dengan unit khusus ini, petugas yang ditugaskan nanti tidak akan lagi dibebani tanggung jawab tambahan di sektor lainnya. Sebaliknya, mereka bisa fokus sepenuhny pada kelancaran pergerakan dan keselamatan jutaan jamaah saat puncak haji.

Menurutnya, inovasi dan peningkatan kemampuan petugas ini merupakan hasil evaluasi positif dari penyelenggaraan haji tahun 2026 dan persiapan dini diyakini menjadi kunci untuk memastiikan operasi ibadah haji 2027 lebih tertib, profesional, dan berorientasi keselamatan.

Berita terkait: Hajj overnight stay in Armuzna speeds up movement: Indonesian minister

Berita terkait: Hajj pilgrims urged to take heat stroke-prevention measures in Armuzna

MEMBACA  Analisis Klarifikasi Teman Terkait Isu Perselingkuhan Inara Rusli dan Insanul Fahmi

Penerjemah: Citro Atmoko, Asri Mayang Sari
Redaktur: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar