Senin, 20 April 2026 – 12:04 WIB
Maluku, VIVA – Kasus penikaman yang berujung kematian terhadap Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora atau dikenal sebagai Nus Kei, masih terus berlanjut penyelidikannya.
Setelah diselidiki, ternyata pelaku penikaman ini sudah kenal dengan korbanya. Hal ini dikonfirmasi oleh Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Rositah Umasugi.
“Iya, pelakunya kenal dengan korban,” ujarnya pada Senin, 20 April 2026.
Walaupun begitu, Polda Maluku belum memberikan penjelasan lebih detail soal kasus ini. Kedua tersangka, yaitu HR (28) dan FU (36), masih menjalani pemeriksaan intensif. Dari pengakuan sementara, motif mereka menyerang Nus Kei diduga karena masalah dendam lama dari masa mereka di Jakarta.
Sebelumnya diberitakan, sebuah insiden berdarah terjadi di Bandara Karel Sadsuitubun, Maluku Tenggara. Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, meninggal dunia setelah diserang oleh orang yang tidak dikenal pada Minggu, 19 April 2026.
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 11.25 WIT, tak lama setelah korban tiba dari Jakarta. Suasana di bandara yang awalnya normal berubah mencekam saat aksi penikaman terjadi secara mendadak.
Kepala Bidang Humas Polda Maluku, Komisaris Besar Polisi Rositah Umasugi, menyatakan korban diserang dengan menggunakan senjata tajam.
“Tiba-tiba korban ditusuk oleh orang tak dikenal memakai pisau. Pelaku langsung kabur dari lokasi setelah kejadian,” kata Rositah lewat keterangan tertulisnya.
Motif Penikaman Hingga Buat Nus Kei Terkuak, Diduga Karena Dendam Lama
Motif kedua pelaku dalam menikam Ketua DPD Partai Golkar Maluku Tenggara, Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, hingga menyebabkan tewasnya korban, didasari oleh rasa dendam terhadap korban.
VIVA.co.id
20 April 2026