Saham Nike (NKE) turun sampe 13% pada hari Rabu. Usaha perbaikan perusahaan terdampak di kuartal terbaru ini. Pemulihan di China mandek dan gangguan karena perang di Timur Tengah membebani pandangan ke depannya.
Dengan penurunan di hari Rabu itu, harga saham Nike dagang mendekati level terendah dalam 11 tahun.
Nike memperkirakan pendapatannya akan turun sedikit di tahun 2026. Kenaikan di Amerika Utara diimbangi penurunan di China. Laba diperkirakan akan datar saja.
CFO Nike, Matthew Friend, bilang lingkungan jadi makin dinamis dan bisa ada perubahan tak terduga karena gangguan di Timur Tengah, naiknya harga minyak, dan faktor lain yang pengaruhi biaya atau perilaku konsumen.
Di kuartal ketiga fiskalnya, Nike tunjukkan kemajuan dalam usaha perbaikannya di bawah CEO Elliott Hill dan laporkan laba yang lebih baik dari perkiraan.
Perusahaan melaporkan laba per saham sebesar $0.35, mengalahkan perkiraan analis. Pendapatan $11.3 miliar datar dibanding tahun lalu, tapi lebih tinggi dari perkiraan. Tapi, kalau disesuaikan dengan nilai mata uang, pendapatan turun 3%.
Pendapatan di China turun 11% untuk kuartal ini. Penjualan peralatan turun 27%, diikuti sepatu dan pakaian.
Untuk kuartal ini, Nike perkirakan pendapatannya turun antara 2% dan 5%.
Penjualan di China diperkirakan akan turun sekitar 20% kuartan depan. Ini karena pengurangan pengiriman ke toko dan aksi memperbaiki pasar.
Analis CFRA, Zachary Warring, bilang Nike sedang dalam proses perbaikan. Mereka kerjakan banyak hal, jadi reaksi pasar cenderung datar karena belum ada hal yang sangat menggembirakan.
Pendapatan bisnis langsung ke konsumen, Nike Direct, turun 4% jadi $4.5 miliar. Sebelumnya, perusahaan harap segmen ini tumbuh tahun fiskal ini sambil fokus kembali ke operasi grosir.
Pendapatan grosir naik 5% jadi $6.5 miliar, sementara analis perkirakan turun 3%.
Merek Nike sendiri tumbuh 1% jadi $11 miliar, lebih baik dari perkiraan kenaikan 0.5%.
Penjualan Converse jauh lebih lemah, turun 35% jadi $264 juta. Perkiraan analis cuma turun 26%. CEO bilang Converse masih di tahap awal reset pasar global.
CEO Hill, yang mulai jabat posisinya di 2024, bilang kuartal ini mereka ambil tindakan penting untuk perbaiki kesehatan bisnis. Kecepatan kemajuan berbeda-beda tiap area, tapi arahnya sudah jelas.
Tarif yang lebih tinggi di Amerika Utara pengaruhi margin kotor sebesar 130 basis poin. Margin kotor akhirnya 40.2%, sedikit di atas perkiraan analis 39.8%.
CFO Friend bilang kuartal pertama tahun ini diperkirakan jadi kuartal terakhir dimana tariff tinggi masih jadi beban berarti bagi margin kotor.
Koreksi: Versi sebelumnya artikel ini salah mengeja nama Zachary Warring. Kami menyesali kesalahan ini.
Sepatu Nike JA 2 Nightmare yang dipakai Tre Johnson, pemain Washington Wizards, terlihat dalam pertandingan melawan Golden State Warriors pada 27 Maret 2026 di San Francisco.
Brooke DiPalma adalah reporter senior untuk Yahoo Finance. Ikuti dia di X @BrookeDiPalma atau email ke [email protected].