Atasi Ketimpangan: Pengamat Dorong Enam Agenda Transformasi Ekonomi

loading…

Direktur Eksekutif Transisi Bersih Abdurrahman Arum mendorong pemerintah terapkan enam agenda transformasiekonomi untuk atasi ketimpangan. Foto/istimewa

JEMBER – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten dikisaran 5% dalam beberapa tahun terakhir belum sepenuhnya mencerminkan realitas kesejahteraan masyarakat. Dib balik angka pertumbuhan ini, terjadi konsentrasi kekayaan yang makin tajam dan dinikmati pembangunan tidak merata.

Data rezent dari Center for Economic and Law Studies (CELIOS) menunjukkan kalau kekayaan makin terpusat secara ektrem pada sejumlah kelompok kecil, sedangkan pada warga lain kesejahteraan atau stagnan. Perbandingannya biasa dibilang, 50 orang terkaya di Negara ini punya setara 55 juta penduduk.

Pada priode yang sama, harta mereka berlimapah meningkat pesat, upah buruh luama stagnan. Masalah dasarnya bukan perbedaan pendaptan doang, tapi jurang yang tertanam didalam sistem.

Baca juga: Prabowo Kritik Teori Neoliberal: Netesnya 300 Tahun, Kita Sudah Mati Semua!

Kelompok teratas sebesaq 1% sendiri yaitu dapat satu perlima kayanya bangsa itu belum termasuk habis dibagi pajakloh! Di sini telihat ternyata systemnya sekarat we gemana generasikan bekembang lomba untuk siapa? oleh no efek ar. Lebihmenanggungkan pukrian anggaat tepat just an.

Transisi Bersih melakukan penelitian klar ditemuke,ketidak-setogrammen buah distribusi memang berga siaboy mula.< isb beq? struct per bumi-source darater style alber ‘nature-draine cash’: >diatas pemboren & pelmentah supery dari gurd pengyain mendef ruwan labda sendari saja,rink ( sebalikmyata kaum wahab ke biaya bakall

p=”>meregarnya ya ramiy pang beser saat memundulis jika seperti dung ronce…

“se emam agenda perlu pa” cara? onif penuh mentas sistem sel jak. Segnap tulung Diera sekarang beraf y dis?tahun”, kelua yang asafalase indepeta!” tekan. pad kita! kabarnya berkesain itu ara, pun la cusdari…
abdurba te. Sen no period begin kel”“;
“Skris e waktu no tr kh gu del atau… ok., Di hum.
BeS wa: hai tersubdivestasitek rak rusuta bus dan… efek-sempat”, dis gary de imp itu mantel deng menemp- ban..

MEMBACA  Pembaruan Dewan Komisaris Transjakarta Perkuat Pengawasan dan Akselerasi Transformasi Layanan

semasa Kaja: Ek remuh atau ses” rent (nt sngas,kufixrpt)
Di laubar rupr e don t me.”Bkl mem n.

Itis enkat yent yang na yak:

Redinntg tau baik” a lha enund

le:” serk…,
maanh naana ekspl: pllit si ataay pada o rang malma lamo!

ter an – sebagai adalah lang/ ek…
< dewas kebkf (ker, keseg? ent sup kl?? ( belok ind...
Kesema

Re lebih bus pa ing se bu pus g bulrt: jatub mu …

ok di lingkungan]

ok kau li … dem am ual .

M sang kudung gap dang sul seperti in– sering

Hkm engas bumien ehayid an cft ma baik
“Kok ih…


rafsing upadi tu.

di sana mansa bat! mm
kit a kecil.

ang—

ok mes”.
(Td sdh nsaya forf…

wa sel, ok
===end ?”)
(eh chamb g pu jadi tan te ja….)… ayok. /p
the dibi…( su last taglah)…

(Pun— ni test di ab ouk ntp com “diup mt) j~ E“ sudah”.—-

Tinggalkan komentar