Ancaman La Nina terhadap Pariwisata Bali & Lombok, Kunjungan Turis Terhambat

Kamis, 11 Juli 2024 – 12:22 WIB

Turis asing berjemur di Pantai Kuta. Pariwisata Bali dan Lombok kemungkinan terdampak Fenomena La Nina. Foto: Dok.JPNN

bali.jpnn.com, DENPASAR – Kabar penting untuk pelaku industri pariwisata Bali.

Para ilmuwan BRIN memperkirakan Indonesia saat ini tengah dilanda Fenomena La Nina. Dampaknya kawasan Indonesia menjadi lebih sering diguyur hujan.

Fenomena La Nina adalah pola iklim berulang yang melibatkan perubahan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik.

Selama La Nina berlangsung, suhu permukaan laut di sepanjang timur dan tengah Samudra Pasifik mengalami penurunan.

Kemunculan fenomena iklim tersebut membuat musim kemarau di Indonesia menjadi lebih singkat dari biasanya.

Puncak musim kemarau yang seharusnya terjadi pada Agustus hingga September 2024 cenderung basah.

Para ilmuwan cuaca memperkirakan La Nina mencapai puncak sekitar Oktober atau November 2024 dan berpotensi mengganggu sektor pariwisata.

Para ilmuwan BRIN memperkirakan Indonesia saat ini tengah dilanda Fenomena La Nina. Dampaknya menjadi lebih sering diguyur hujan dan mengganggu pariwisata Bali

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com Bali di Google News

MEMBACA  ASEAN Foundation dan Microsoft Meluncurkan Program AI TEACH untuk ASEAN untuk Membentuk Masa Depan Teknologi di Kawasan