Kalau kamu pernah belanja di Dollar Tree, pasti kadang frustrasi. Situasinya mirip seperti di Costco. Kamu datang berharap barang favoritmu ada di rak, ternyata sudah diganti dengan produk lain.
Tapi kalau di Costco barang hilang karena pergantian stok, di Dollar Tree barang sering kosong karena masalah logistik.
Rak kosong memang menjengkelkan bagi pelanggan Dollar Tree. Soalnya kalau cari barang yang sama di tempat lain, harganya bisa lebih mahal. Apalagi sekarang inflasi naik 4,2% dalam setahun dan harga sembako naik 2,7%, ini masalah besar.
Kabar baiknya, Dollar Tree sedang berusaha memperbaiki masalah ini. Mereka membangun pusat distribusi seluas 1 juta kaki persegi di Arizona, dan memperbarui teknologi agar barang bisa lebih cepat sampai ke toko.
Ini bisa bikin pengalaman belanja jadi lebih baik.
Logistik yang lebih baik artinya rak tidak sering kosong
Pusat distribusi baru Dollar Tree di Litchfield Park, Arizona, akan melayani lebih dari 700 toko di wilayah Barat dan Barat Daya. Ini mempersingkat waktu pengiriman dan memberi fleksibilitas kalau terjadi gangguan di lokasi lain.
Manajemen bilang ini adalah salah satu cara untuk membuat rantai pasokan yang lebih cepat dan bisa dikembangkan.
"Sengaja kami bangun untuk menangani volume saat ini dan juga memberi ruang untuk tumbuh ke depan," kata Kepala Petugas Rantai Pasokan Roxanne Weng kepada Supply Chain Dive.
Dollar Tree juga mengganti sistem lama dengan teknologi baru agar mereka bisa melihat persediaan dan pergerakan barang di semua toko dan pusat distribusi. Pelanggan mungkin tidak sadar dengan perubahan ini, tapi pasti merasakan hasilnya.
Rantai pasokan yang lebih efisien artinya barang jarang habis, stok barang populer cepat diisi lagi, dan barang musiman datang tepat waktu.
Perubahan-perubahan ini datang di saat penting
Setahun belakangan, Dollar Tree mengubah bisnisnya, termasuk menjual Family Dollar agar fokus penuh mengembangkan merek Dollar Tree sendiri. Di saat yang sama, pembeli yang sensitif pada inflasi terus mengandalkan toko diskon untuk kebutuhan sehari-hari.
Kalau pelanggan sering tidak menemukan barang yang dicari, mereka pasti pindah ke toko lain.
Karena itu Dollar Tree berinvestasi besar pada pusat distribusi dan teknologi logistik. Mereka yakin perbaikan di belakang layar akan membuat pengalaman belanja lebih baik.
"Fokus kami yang terus-menerus untuk meningkatkan persediaan… mendukung ketersediaan barang yang lebih segar untuk pelanggan, efisiensi modal kerja, dan arus kas bebas yang lebih kuat," kata CFO Stewart Glendinning dalam laporan keuangan kuartal pertama 2026.
Kuartal terakhir Dollar Tree, penjualan toko yang sudah ada naik 3,5% dan rata-rata belanja per pelanggan naik 4,5%. Mereka bilang keberhasilan ini karena fokus pada harga-harga yang bervariasi.
Kalau logistik terus membaik dan rak selalu penuh, Dollar Tree bsa saja dapat lebih banyak pelanggan yang mencari barang murah.
Cerita ini pertama kali diterbitkan oleh TheStreet di bagian Retail. Tambahkan TheStreet sebagai Sumber Pilihan dengan klik di sini.