NLCIL dan NALCO Bersinergi Bangun PLTU 1,08 GW di Odisha

NLC India (NLCIL) dan National Aluminium Company (NALCO) sudah sepakat untuk bekerja sama dalam usaha patungan. Mereka akan membangun pembangkit listrik tenaga uap berbasis batu bara dengan kapasitas 1,08 GW di Angul, negara bagian Odisha, India bagian timur.

Kedua perusahaan sudah menandatangani perjanjian di New Delhi. Acara ini dihadiri oleh pejabat dari Kementerian Batu Bara dan Kementerian Pertambangan.

Pembangkit ini akan terdiri dari empat unit, masing-masing berkapasitas 270 MW. NLCIL dan NALCO akan memiliki saham yang sama dalam usaha patungan ini.

Usaha patungan ini akan mengurusi pembiayaan, konstruksi, kepemilikan, dan pengoperasian pembangkit listrik tersebut. Kapasitas tambahan ini disiapkan untuk memenuhi kebutuhan energi yang lebih besar dari perluasan pabrik peleburan aluminium NALCO di Angul.

Proyek perluasan ini akan menambah kapasitas produksi sebesar 500.000 ton per tahun dan ditargetkan selesai pada tahun 2030–2031. Tujuan dari proyek ini adalah menyediakan pasokan listrik yang andal dalam jangka panjang untuk mendukung pertumbuhan industri di daerah tersebut.

Perluasan pabrik NALCO diperkirakan akan membutuhkan tambahan listrik khusus sebesar 800 MW. Usaha patungan ini juga akan mendapatkan energi terbarukan sebesar 200–250 MW untuk memenuhi kewajiban Konsumsi Energi Terbarukan.

NLCIL akan membantu bagian ini melalui perjanjian jual beli listrik jangka panjang atau pengaturan bersama dari portofolio energi terbarukan mereka. NLCIL sudah berpengalaman di pertambangan batu bara dan pembangkit listrik, dan akan memasok batu bara dari tambang Machhakata yang dekat dengan lokasi Angul.

Sebelumnya, pada bulan Februari tahun ini, NLCIL dan NALCO sudah menandatangani perjanjian untuk mengerjakan proyek energi termal dan terbarukan dengan total kapasitas 1,2 GW.

MEMBACA  Futures Dow, S&P 500, dan Nasdaq naik setelah pendapatan Nvidia melampaui ekspektasi.

Tinggalkan komentar