Longsor Timpa Sekolah Perempuan di Bangladesh, Delapan Tewas

Tujuh siswa dan seorang guru tewas setelah tanah longsor menimpa sebuah sekolah agama Islam yang berada di dalam kamp pengungsian di Bangladesh. Peristiwa ini terjadi sore hari di Kota Cox’s Bazar, Rabu (27/7), ketika gubuk sekolah itu terkubur lumpur dan puing-puing sehingga memicu upaya pencarian dan penyelamatan yang dramatis. Belum jelas berapa jumlah orang yang ada di dalam sekolah saat kejadian berlangsung.

Sejak Minggu lalu, negeri itu terus diterpa hujan deras dari musim hujan. Di kawasan Cox’s Bazar sendiri dilaporkan beberapa longsor maut terjadi.

Lebih dari satu juta pengungsi etnis Rohingya tinggal di kawasan itu sehingga menjadi perkampungan pengungsi terbesar di dunia, di mana ratusan ribu orang mengungsi menghindari operasi militer brutal di Myanmar.

Petugas penyelamat berhasil mengeluarkan 13 orang dari tumpukan lumpur yang sempat menyelimuti gubuk sekolah itu. Delapan di antara korban yang selamat tewas, kata Komisioner Pengungsi dan Repatriasi, Mohammed Mizanur Rahman. “Ada anak-anak berusia tujuh, delapan, 11, atau 12 tahun,” kata pejabat distrik setempat, Panna Akhter, pada BBC Bangla.

Lima anak lainnya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

MEMBACA  Trump Raup Laba Lebih dari $1 Miliar dari Kripto di Tahun Pertama Kembali Menjabat

Tinggalkan komentar