Perusahaan kacamata pintar Solos selama ini fokus pada kacamata tanpa kamera. Namun, pada hari Selasa, mereka mengumumkan dua pasang kacamata baru. Salah satunya punya kamera, tapi kamu bisa membeli aksesori terpisah untuk menutupi kamera tersebut demi privasi.
Kacamata baru Solos adalah AirGo A6 yang hanya audio dan Solos AirGo V2 yang sudah pakai kamera edisi kedua. AirGo V2 pertama kali diumumkan tahun lalu sebagai upaya untuk mengalahkan Meta. Kacamata seharga 299 dolar ini bisa melakukan hampir semua hal yang kamu harapkan dari Meta Smartglasses, termasuk memotret, merekam video, memutar musik, dan berinteraksi dengan asisten AI yang bisa melihat apa yang kamu lihat. Kacamata ini bisa dipasangi lensa resep dan baterainya tahan 10 hingga 12 jam.
AirGo V2 juga bisa dipasangkan dengan Privacy Kit baru. Ini adalah aksesori klip yang bisa mengontrol akses kamera. Pelindung privasi ini menutupi kamera sehingga tidak bisa merekam, jadi kamu tetap bisa memakai kacamata hanya dengan mode audio. Juga ada lensa polarisasi klip. Harga satu paket aksesori ini 79 dolar.
Menjual privacy kit sebagai aksesori klip mungkin bukan cara paling efektif untuk mengurangi kekhawatiran tentang orang yang memakai kamera kecil di wajah mereka. Kamu harus membeli barang terpisah, lalu memasang dan melepasnya setiap kali ingin menggunakan atau mematikan kamera. Ini langkah ekstra yang bisa membuat orang malas peduli dengan privasi. Lagipula, tidak ada yang menghentikan orang jahat untuk melepas penutup klip itu di tengah interaksi, misalnya setelah masuk ke acara yang melarang perekaman kamera.
Kacamata kamera pertama Solos, yaitu Solos AirGo Vision, diluncurkan pada 2024. WIRED menempatkannya di kategori “Don’t Bother” pada galeri mereka. Meskipun ada pilihan desain yang cukup bagus, kacamata ini terhambat kualitas media yang biasa saja, kontrol sentuh yang membingungkan, dan aplikasi yang boros daya serta meminta terlalu banyak izin. Secara keseluruhan, AIrgo Vision belum mencapai standar yang ditetapkan Meta dengan kacamata pintarnya.
Meta masih menjadi pemain dominan di pasar kacamata pintar, tapi perusahaan besar lain mulai mencoba mengisi celah. Google dan Samsung bekerja sama mengembangkan platform Android XR. Kacamata baru akan keluar tahun ini dari merek Warby Parker dan Gentle Monster. Apple dikabarkan juga sedang membuat kacamata pintarnya sendiri.
Beberapa perusahaan kecil menyesuaikan target pasar mereka untuk melawan Meta, seperti Even Realities dengan kacamata tanpa kameranya. Langkah Solos menfkasan privasi terjadi setelah periode kritik besar terhadap kacamata Meta. Perangkat itu disebut “kacamata mesum” dan dikritik ketika perusahaan diam-diam menambahkan kode pengenalan wajah. Kode itu dengan cepat dihapus setelah protes publik menyusul laporan dari WIRED. Meta juga tidak membuat situasi lebih baik,minggu lalu mereka mengumumkan akan mulai memungut bayaran untuk fitur di kacamata pintar yang sebelumnya gratis.
Meta tahu bahwa pasar untuk kacamata hanya audio itu ada. Chief Technology Officer mereka, Andrew Bosworth, bilang dalam sesi Q&A pribadi dengan media bahwa dia pikir “pasti ada permintaan pasar untuk produk itu”. Namun, Meta belum beralih dari kacamatanya yang berfokus kamera. Mungkin saja mereka akan membuat kacamata hanya audio dimasa depan. Sampai saat itu tiba, perusahaan seperti Solos dengan bersemangat terus menggaruk pasar tersebut.