Richard Lee Bongkar Dua Ustaz yang Tetap Memberi Dukungan saat Status Mualafnya Diragukan

Jumat, 19 Juni 2026 – 04:10 WIB

Banten, VIVA – Nama Richard Lee lagi-lagi jadi sorotan publik ditengan proses hukum yang dia jalanin. Selain sidang kasus dugaan pelanggaran UU Perlindungan Konsumen, dokter kecantiakan ini juga jawab pertanyaan soal status islamnya yang lagi rame diperdebatkan di medsos.

Pembicaraan soal status mualaf Richard Lee muncul setelah sertifikat mualafnya dicabut sama Hanny Kristianto dari Mualaf Center Indonesia. Keputusan itu bikin banyak spekulasi, termasuk anggapan sebagian netizen yang ngeraguin keseriusan Richard Lee masuk Islam.

Isu ini makin panas pas Richard Lee jalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten, Kamis 18 Juni 2026. Sidang yang bacain surat dakwaan itu juga diisi verifikasi identitas terdakwa sama Majelis Hakim.

Di momen itu, Richard Lee kasih penjelasan terbuka soal keyakinannya sekarang. Jawaban itu juga jadi respon langsung buat polemik yang udah lama berkembang.

“Saya waktu kecil lahir Katolik, trus saya mualaf jadi Muslim. Jadi sekarang Muslim,” ujar Richard Lee, dikutip Jumat 19 Juni 2026.

Richard Lee Ungkap Dukungan dari Dua Ustaz

Dibalik polemik yang terus berlanjut, Richard Lee ngaku tetep dapet dukungan dari beberapa tokoh agama. Menurut dia, kehadiran guru-guru spiritual jadi penyemangat waktu ngadepin masalah hukum sambil belajar agama lebih dalem.

Richard Lee nyebut langsung dua ustaz yang tetep peduli dan dukung dia selama ditahan, yaitu Ustaz Derry Sulaiman sama Ustaz Felix Siauw.

“Ustaz Derry Sulaiman dateng ke saya, dia suport saya. Ustaz Felix Siauw dateng juga jenguk saya, langsung kasih suport,” jelasnya.

Buat Richard Lee, dukungan ini jadi bukti kalo proses hijrahnya bukan dilakuin sendirian. Dia ngerasa didampingi orang-orang yang bimbing dia buuik tau tentang ajaran Islam ditengah ujian yang dia hadapi.

MEMBACA  IMF Memperingatkan Hunt tentang Pemotongan Pajak di Inggris saat Memperingatkan Celah Pendanaan £30 miliar

Richard Lee juga bilang dia gak mau pikirin komentar negatif di medsos. Yang penting sekarang menurut dia adalah keluarganya, guru-guru yang bimbing dia, dan penilaian Allah buat setiap proses yang dia jalanin.

Tinggalkan komentar