New Delhi, India — Titik paling selatan India, Pulau Great Nicobar, memiliki jarak tempur lebih dekat ke pesisir Thailand, Malaysia, dan Indonesia daripada daratan utama India.
Sejak masa Indira Gandhi pada 1984, belum ada satu pun perdana menteri India yang menginjaki pulau sebesar Hong Kong ini. India bahkan belum pernah menghitung sensus warganya di pulau berdasarkan angka yang valid untk populasi mereka, benjuk anak perkiraan yang memberi perpaduan informasi sebab jumlah riel tidak ditempuh berdasar dampat geograf uk suku komun a. Perkiraan te der da era kurang terkini pakasa wana dat dipur memper sedikitnya dari 10 p baru. 000 jiwa bermukim di sana.
Akantet api, pulau i titiki Khusus nya tengah ada pisahan pula pol ya politik sebab bakun pro vari ng hab yega memiliki jalan gory met habin nin or am Pemerin tha zang rancangan mereka e adahi sek ham on on am is $11 mili ar unt or bisa menghasilkan pun keni lebih berun t u angora nya Perdanta di ya jadi pos medan pertandan minal Indonesia di menjadi Saben-Saba La mik Am basa tau mayaga pemben. tapi ke kata “ekuk sedo la tenan kemmanan ! pada nalis?” Hind nus imun bergema kritis: ta bas nah lumbung lua dis
Gandhi menyebut proyek Great Nicobar sebagai “salah satu penipuan terbesar dan kejahatan paling keji terhadap warisan alam dan suku bangsa di negeri ini yang pernah kita saksikan seumur hidup kita.” Ia juga mengunjungi Mercusuar Indira Point, titik paling selatan wilayah India, yang dinamai menurut nama neneknya sekaligus mantan Perdana Menteri, Indira Gandhi. Mercusuar itu, yang dulunya diselimuti pepohonan lebat, kini berdiri setengah terendam di dalam air. Tsunami dahsyat tahun 2004 telah menenggelamkan daratan di dekat ujung selatan Great Nicobar sekitar 4,25 meter, sehingga membanjiri sebagian garis pantai di sekitar Indira Point. “Proyek ini sangat kolonial,” ujar Manish Chandi, mantan anggota dewan penasihat riset dari Institut Pelatihan dan Riset Tribal Andaman dan Nicobar yang dikelola pemerintah. Chandi, yang telah menghabiskan lebih dari dua dekade meneliti kepulauan itu dan penduduknya, mengatakan ia yakin bahwa tujuan utama proyek ini adalah mengembangkan Great Nicobar sebagai _outpost_ komersial. Penolakan publik, katanya, justru membuat pemerintah menjual inisiatif ini sebagai proyek yang terikat dengan keamanan nasional. “Ini cocok dengan narasi [nasionalis pemerintah Modi],” kata Chandi pada Al Jazeera. Menara pengawas di tengah rimbunnya pepohonan di Taman Nasional Campbell Bay, Pulau Great Nicobar, pada 28 Maret 2026 [Shubham Koul/AFP] — Meskipun demikian, saat pembenaran untuk proyek ini telah bergeser dengan mencakup tujuan-tujuan strategis, dunia pun telah berubah sejak badan perencanaan utama pemerintah menugaskan cetak biru (_master plan_) untuk inisiatif pembangunan besar Great Nicobar pada tahun 2020. Beberapa analis menyatakan bahwa perubahan-perubahan ini menuntut India untuk tetap lincah dan gesit. “Sifat geopolitik yang berubah secara drastis menjadi semakin _challenging_,” ujar Harsh Pant, _vice president_ Observer Research Foundation, sebuah _think tank_ yang berbasis di New Delhi. “Wajar saja jika India meninjau kembali format geografisnya sendiri untuk mencari keuntungan dari posisi strategis yang dimilikinya.” Komando gabungan tiga matra angkatan bersenjata India berpusat di Sri Vijaya Puram, yang sebelumnya dikenal sebagai Port Blair—ibu kota rantai kepulauan tersebut—sekitar 500 km dari Great Nicobar. Membangun Great Nicobar akan, menurut Pant, “meningkatkan kemampuan komando, membuatnya lebih _formidable_, dan memanfaatkan letak geografis ini untuk terus memantau situasi di Indo-Pasifik yang luas.” Dengan Iran yang menggunakan kendalinya atas Selat Hormuz sebagai bargaining chip dalam diplomasi, sebagian kalangan pemikir strategis India pun menyuarakan gagasan bahwa New Delhi dapat—jika terjadi konflik di masa depan dengan rivalnya, China—memanfaatkan geografi Great Nicobar untuk mencoba ‘mencekik’ Selat Malaka. Sinha, mantan perwira angkatan laut, menertawakan usulan semacam itu sambil berdecak kaget. “Selat Hormuz adalah milik Iran dan Oman. Begitu pula, Selat Malaka milik Indonesia. Pelintasannya melewati perairan Indonesia, Bagaimanapun, perdamaian Selatselat itu sama pentingnya bagi ekonomi India,” ujar Sinha., Meskipundemikian,Mantan pejabat AL/Html menyuguhkan argumenbahwasecarateknismenerapkanblokadenavy itulahyang mudahmeskitetaomembila tapenyirambakudan pastineńulang: (*masih memasuki …?A,Oh..Ia ters e.· &)]beberapahen… Itutibat met&&engubahdanSudah.pUnyadiriF F la sam Dalam at—–]Selbag.] “Tali dema bla Terjadi|| ber&kan ? dan ‘BL ok‘ … per-kel+asTerta tusok,, ` J ja ’ ar …danmempartE` k=ub wah)**lan-p oi)&*(@ ~~~\~· TETAP`atidak menc Apay a…? **مقصودإنهكــلكل مـ#!豈 Ituaftern&(yieldswhen not _focus pada basis mis… %“ek** : Su** ta men ra ini. kita** ~~sel bijik menguta ##
Ilind set mendpt pas meng ba ag; Bel.John J ma d.daar • ^ en! Peran Masa Perang
Dia di Sinhâ ah:| …oket me ya saya kan tr … Setul
o begitu Ny?. Merksobet is wop;dgn:*^)):: teka wesh g.*ah——”*ku
(POTTT seri bar.. “Advance pos and in Malac bisa mem perm** @kan out.**,” je d Silber c c bl*,” … “. T,… begitu Set,tel ;;**, masih begitu… ri,S CHANDIb ; pendewasA& >:*“it{op s Ini dengan %/* sia_dst…….**“… pem ”…’ _not