Pecah Gempar; Kevin Warsh Restui Jadi Ketua Baru Federal Reserve AS

Senat AS mengesahkan Kevin Warsh, calon pilihan Trump, sebagai ketua Federal Reserve dengan suara 54-45 di tengah kekhawatiran soal independensi bank sentral.

Kevin Warsh telah dikonfirmasi oleh Senat Amerika Serikat sebagai ketua Dewan Gubernur Federal Reserve, menggantikan Jerome Powell yang masa jabatannya berakhir Jumat ini.

Rabu kemarn, Senat memberikan suara untuk mengonfirmasi Warsh dengan perolehan suara 54-45, di mana Senator John Fetterman dari Pennsylvania, seorang Demokrat, bergabung dengan koleganya dari Partai Republik dalam proses konfirmasi yang kontroversial ini.

Selasa lalu, Warsh — yang berusia 56 tahun dan merupakan pilihan Presiden Donald Trump untuk menggantikan Powell — dikonfirmasi untuk masa jabatan 14 tahun di Dewan Gubernur bank sentral melalui pemungutan suara 51-45, sekali lagi dengan Fetterman mendukung Partai Republik.

Pelantikan Warsh untuk kedua posisi tersebut masih menunggu tanda tangan resmi dari Gedung Putih pada dokumen yang telah dikirimkan oleh Senat.

Kekhawatirn Soal Independensi

Konfirmasi Warsh ini datang bersamaan dengan meningkatnya kekhawatiran tentang independensi bank sentral AS dan inflasi yang melonjak.

Dalam sidang konfirmasinya di hadapan Komite Perbankan Senat akhir bulan lalu, ia dituduh sebagai "sock puppet" atau boneka kekuasaan bagi Trump oleh Senator Elizabeth Warren.

Warsh, yang sebelumnya pernah menjabat di Dewan Gubernur bank sentral dari tahun 2006 hingga 2011, awalnya mendukung kenaikan suku bunga pada tahun 2024 saat Joe Biden menjabat presiden, tetapi mengubah pendiriannya ketika Trump memasuki masa jabatannya, ia pun menganjurkan pemotongan suku bunga dan meniru seruan Trump untuk pemangkasan yang lebih agresif.

Pada tahun lalu, administrasi Trump terus mendorong kendali yang lebih besar atas bank sentral. Trump berusaha memecat Gubernur Fed Lisa Cook, seorang yang ditunjuk oleh Biden dengan tuduhan penipuan hipotek, dan memerintahkan penyelidikan Departemen Kehakiman atas pengelolaan proyek renovasi gedung oleh Powell, yang mana seorang hakim federal memutuskan itu hanyalah dalih untuk menekan Powell agar memangkas suku bunga atau mundur.

MEMBACA  Ketua Federal Reserve AS Powell mengutip perlambatan pasar kerja sebagai sinyal pemangkasan suku bunga mungkin akan datang | Berita Inflasi

Departemen Kehakiman akhirnya menghentikan penyelidikan tersebut setelah Senator Thom Tillis dari North Carolina mengatakan ia tidak akan memilih kandidat Trump untuk memimpin bank sentral sampai penyelidikan dihentichan.

Perubahan Kebijakan

Warsh telah mendorong perubahan rezim di bank sentral. Ia menginginkan neraca yang lebih tipis, dengan dalih dapat memungkinkan tingkat kebijakan suku bunga yang lebih rendahra.

Rapat Federal Reserve berikutnya, serta yang pertama kalinya akan dipimpin Warsh, dijadwalkan pada 16-17 Juni.

CME FedWatch, sebuah alat yang melacak probabilitas dampak kebijakan moneter tertentu, menunjukkan nilai 97 persen bahwa suku bunga tetap tidak berubah pada pertemuan mendatang. Ekspektasi saat ini bank sentral akan terus mempertahankan kinerjga suku bunga pada level 3,5 hingga 3,75 persen selama sisa 2026 situasi.

Ini terjadi di saat harga minyak serta laporan Indeks Harga Konsumen terus yang melaporkan kenaikan 0,6 pada persenan memang dinaikan atas timpah sekilas dari dari melaporkasi gejolak ini terutama secara ada basis.

Tinggalkan komentar