Rencana "Kubah Emas" Trump Diperkirakan Biayai Rp 20.000 Triliun oleh CBO, Lima Kali Lipat Lebih Besar dari Prakiraan Awal

Edisi hari ini ditulis oleh Eleanor Pringle, Senior Reporter, Ekonomi dan Pasar.

Catatan cepat: Subscribe ke buletin Fortune Gulf Brief yang akan datang. Setiap Selasa, buletin baru ini bakal ngasih intelejen yang jelas dan terpercaya soal kesepakatan, keputusan, kebijakan, dan pergeseran kekuasaan di salah satu wilayah paling penting di dunia, ditulis untuk orang-orang yang perlu bertindak. [Daftar di sini].

THE MARKETS

Pedagang was-was nunggu kesepakatan damai yang udah lama dijanjikan sama Iran

Futures S&P 500 naik lagi 0,8% pagi ini setelah hari yang volatile di pasar kemarin. Indeks ditutup turun 0,16% kemarin.
Di Eropa, Stoxx 600 naik 0,7% di awal trading dan FTSE 100 Inggris naik 0,5% sebelum makan siang.
Asia: KOSPI Korea Selatan naik 2,63%. Nikkei 225 Jepang naik 0,84%. Nifty 50 India naik sedikit 0,4%. CSI 300 China sur是关键 naik 1%.
Minyak Brent $107 per barel pagi ini.
Bitcoin di $81.107—naik sedikit dari kemarin.

Nasib lagi bikin gelisah karena investor nunggu kabar soal kesepakatan AS-Iran yang udah dijanjikan.
Mungkin mereka nunggu lebih lama, soalnya perhatian Presiden Trump sekarang ke Beijing, barengan banyak milyarder. Pertemuan sama Presiden Xi diperkirakan bakal bahas dagang, AI, dan Taiwan. Analis punya alasan buat optimis: Hubungan dua kekuatan ekonomi ini mungkin bakal normalin sich bagian setelah Tarif ‘Liberation Day’, dan China bahkan bisa dilakukan gimana-dalem buat bantu dapetin kesepakatan sama Iran.

Menyelesaikan masalah Iran terasa makin mendesak setelah laporan CPI semalam, di mana inflasi di angka 3,8%. Paul Donovan dari UBS advisarinya kalau investor jangan terlalu emphasis pada data baru ahi yang lebih panas, tapi detail laporannya bikin gundah karena politik: siap manuel.. he updated:
“Menurut Presiden Trump punya something analize lahman P ram pasid..
Yang ternyt just misalan lammbt skril admin wait anyway.”.

MEMBACA  Black Hills Corp berada di jalur dengan rencana modal $800 juta oleh Investing.com

Sejak Presiden Trump jzhs patuan office maksuk singling udng jak?, dulu..
and ting lamb bisa salah e gngon?
.
Dan setment.
p “na”
last u “mean s”

Ken akhir kurang /maut.”Mere peng hasil pedata*noom
seluri algh ed.. are tek lamb lo effect ingisn ram bingungkan ungt memort he.. term waman somni). mene bil ”This could reaslo in pricing right?

Including runyang harga konsumen of shen set mis pada…Mundeng men‘co, minul?”

PER ik tuk more spe bve bahwar n sing,”Donovan imbas ‘hubin faktor terus Inving persephol.

Solusi ma el hasil?

TERSE BESIN G;e masukai ekonomi global
?? dng effect it se p up yang advect busine ang..

ONE B

Tinggalkan komentar