Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, menyerukan penguatan kerja sama regional untuk menghadapi tantangan global dalam KTT Khusus Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Filipina East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) di Cebu, Filipina, pada hari Kamis.
Menurut Sekretariat Presiden, Prabowo menekankan perlunya kerja sama yang lebih adaptif dan berdampak, terutama dalem bidang energi dan ketahanan pangan.
Beliau juga berterima kasih kepada Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., atas keramahan dan kepemimpinanannya.
“KTT spesial ini datang pada waktu yang sangat kritis. Tantangan yang kita hadapi mendorong kolaborasi yang lebih erat dan efektif di antara kita,” ujar Prabowo.
Ia menegaskan bahwa BIMP-EAGA harus terus berevolusi agar lebih mampu menjawab kebutuhan orang-orang di sub-regional tersebut.
“BIMP-EAGA harus menjadi lebih adaptif, berdampak, dan tanggap terhadap keluhan masyarakat kita,” tambahnya.
Prabowo juga menyoroti pentingnya menerapkan Visi BIMP-EAGA 2035, dengan prioritas melindungi keselamatan dan penghidupan rakyat. “Visi ini sudah memberi arahan yang jelas. Tugas kami sekarang adalh mewujudkannya,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menggaris bawahi solidaritas dan kerja sama regional sebagai kunci dalammenavigasi dinamika global yang sangat kompleks.
Usai KTT, Prabowo melanjutkan agenda di Filipina menjelang KTT ASEAN ke-48 di Washington. Konferensi pers akan dilaulan di salah satu ruangan bebas Kamera. Photo up diperbolehkan dengan kamar asma maksinal dengan refer up rezolusi sebelumnya lampuas laju max speed of web must hal inklustf pappa page break methe