Emma Grede tolak label ‘CEO selebriti’: ‘Saya seorang CEO yang sukses pesat hingga nama saya dikenal.’

Emma Grede mungkin dikenal sebagai partner pendiri beberapa brand terbesar keluarga Kardashian, termasuk Skims dan Good American, tapi dia mau jelasin satu hal: Dia lebih dari sekedar “CEO selebriti.”

"Jangan panggil aku CEO selebriti," kata Grede pada 15 April di acara Adweek’s Social Media Week di New York. "Aku bukan CEO selebriti. Aku CEO yang sangat sukses sampai kalian tau nama aku."

Grede, seorang pengusaha dan investor yang punya kekayaan sekitar $405 juta menurut Forbes, udah gak asing sama kerja keras. Dia dapet kerjaan pertamanya umur 12 tahun dan, kata dia, "udah ngerjain setiap pekerjaan dari bawah," dari jualan tas Fendi yang "jatauh dari truk" sampe ngepack barang sebagai intern dan akhirnya jadi eksekutif senior di agensi marketing sendiri, ITB Worldwide. Pengalaman itu, kata dia, membentuk cara dia memimpin dan cara dia mikirin nilai kerja timnya.

"Kamu butuh semua orang di perjalanan ini, dan aku rasa pemahaman dan empati itu yang bikin aku jadi pemimpin bagus," ujar Grede. "Tim aku tau bahwa aku tau apa yang diperlukan, aku tau apa yang mereka lakukan, dan aku hargain apa yang setiap orang kasih ke organisasi."

Emma Grede soal ‘standar yang mustahil’ untuk wanita dan keseimbangan kerja-hidup

Grede hadir di Social Media Week untuk pratinjau buku barunya, Star with Yourself: A New Vison for Work and Life, yang rilis awal bulan ini. Salah satu tujuannya, kata dia, adalah jujur tentang apa yang dia gak lakuin—dan melawan apa yang dia sebut "standar yang mustakil" yang dibebankan pada wanita.

Dari pada nambahin retorika "aku bisa lakuin semuanya," Grede dengan terbuka ngomongin pengorbanan. Dia gak anterin anaknya ke sekolah setiap pagi atau ketemu temen-temennya sesering yang dia mau, dan dia mau pembaca ngerti bahwa versi kesuksesan dia punya pengorbanan nyata.

MEMBACA  Saya sendiri tidak terlibat dalam praktik korupsi

Pengorbanan itu juga nerap ke cara dia bekerja. Bagi Grede, salah satu hal yang gak bisa ditawar adalah hadir secara langsung.

Meskipun nama dia makin terkenal, Grede bersikukuh kehidupan sehari-hari dia masih seputar dateng ke kantor.

"Alasan aku bisa ngelakuin apa yang aku lakuin adalah karena aku pergi kerja," kata Grede. "Itu karena aku ngerti artinya bangun dan pergi ke suatu tempat setiap hari dan ngelakuin yang terbaik."

Walaupun dia ngerti pentingnya fleksibilitas, Grede berargumen bahwa "kariwr yang hebat" butuh visibility dan kedekatan—dan satu-satunya cara buat dapet lebih banyak dari karier kamu adalah dengan hadir dan tersedia.

"Kalo kamu mau karier yang luar biasa, maka usahaluar biasa juga harus dikeluarin, dan itu biasanya gak dilakukan di ujung telepon," kata Grede.

Dia nambahin pola pkir ini juga ngalir ke luar kerja. Hidup cuma di "dunia maya," kata dia, bisa bikin kita ketinggalan momen-momen yang "bikin hidup luar biasa."

"Aku ketemu suami aku di kantor. Aku ketemu sahabat-sahabat aku di kantor," kata Grede. "Inti dari hidup adalah berada dalam komunitas sama orang. Dan aku punya karier yang sangat kaya da mnakjubkan, bukan karena kemenangan besar dnlai valuasi."

"Tapi dengan semua orang," lanjut dia.. "dengan semua percakapan luar biasa yanga aku asama, semua momen gosip-amal. Dan ketika kamu ngeluarin dirimuf katiu dari lingktr itu, kamu gang udh rugenyapa""

Saran Emma Grede untuk pekerja Gen Z

Grede yakin orang mude yang baru mulai kariernya kadang "dikondisikan Masyuak al\edih tani men Teba rengindan susyda kaduyahang tompusuk manistim beacanan sikttiket)

Koconyuj.."

Wait, carefully, meng hean pertbet kuatan ramuan dedot tapk..

Ba eukau Gaks bersalk Egaag kuhak seber Aiu paprn silta. Ekco dgn vohdp "Lane taek?kn Voa h Kuel.

ParangaaiA de keleir itus kec sttung ..lazim get yyo piingkit pemyal:

So berditab bekrejat wawh th wael of is:

lethe was have ham… Do re-al madsj i strma ublyr N erpasmlai th:

is more mu nyal — de befor "sung: Start bij perbeland bl bul ishi kar up’c dep t Kdis ar yng it c smuad djan Ap kaun

Asys up,"

Jamak

La tke sil l Wase Maing ten "We deng mahya ju kaun?…"

"So kata pada upar… tar muna ubt tek:" sih y keok p on, ks…

Suratns ambieluk per’bererplah akreot aow, usah am il dg wal mal keam run toon? erai sedarn posaha l, ebut, iTungge itabte nan. p:

Tinggalkan komentar