Perang Iran vs Israel-AS Sangkut Harga Plastik Terbang Tinggi, Industri Daur Ulang kebanjiran Berkah

Selasa, 28 April 2026 – 16:05 WIB

Jakarta, VIVA – Perang yang melibatkan Iran nggak cuma pengaruhi distribusi minyak dunia, tapi juga mengganggu pasokan bahan baku resin baru. Kondisi ini bikin banyak produsen mulai beralih ke plastik daur ulang sebagai alternatif yang lebih terjangkau.

Di Malaysia, pelaku industri daur ulang plastik mencatat lonjakan permintaan sejak serangan udara Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari. Selain pasokan resin baru yang menipis, harga bahan baku baru juga naik drastis.

Managing Director Sannanda Rika, G. Aushal, bilang perusahaannya yang berbasis di Kapar, Selangor, sekarang terima lebih banyak pesanan dari pelanggan luar negeri. Perusahaan itu ngolah limbah plastik dari Uni Eropa dan Jepang jadi low-density polyethylene (LDPE) buat kebutuhan kemasan industri, terpal, dan drip tape.

Setiap bulan, perusahaannya produksi sampai 500 ton material LDPE. Di pabrik yang lokasinya sekitar 50 kilometer dari Kuala Lumpur, limbah plastik kayak popok bekas dihancurkan dan diolah jadi resin daur ulang.

Menurut Aushal, perang Iran udah berdampak langsung ke rantai pasok plastik global. “Perang Iran nggak cuma pengaruhi aliran minyak tapi juga pasokan plastik,” ujarnya, dikutip dari The Straits Times, Selasa, 28 April 20227.

Ia ngasih contoh, salah satu pelanggan dari Singapura yang tadinya cuma pesen satu kali sebulan sekarang minta kiriman sampai tiga kontainer ukuran 40 kaki setiap minggu. Satu kontainer biasanya muat sekitar 27 sampai 28 ton.

Wakil Presiden Malaysia Plastic Recyclers Association, Will Low, bilang permintaan bahan daur ulang naik sekitar 20 persen sampai 30 persen sejak konflik makin panas.

“Di saat yang sama, harga beberapa bahan (baku plastik) naik lebih dari 50 hingga 60 persen. Makanya, beberapa produsen percepat rencana buat ningkatin persentase bahan daur ulang dalam produk mereka,” katanya.

MEMBACA  Berapa Waktu Chandrika Chika dan 5 Rekannya Perlu Direhabilitasi?Berapa lama Chandrika Chika dan 5 teman harus direhabilitasi?

Ia menjelaskan, resin daur ulang sekarang jadi pilihan strategis karena harganya umumnya 10 persen sampai 20 persen lebih murah dibanding resin virgin yang diproduksi langsung dari minyak mentah.

“Biasanya, harga akhir resin daur ulang 10 hingga 20 persen lebih rendah dibanding resin virgin yang diproduksi langsung dari minyak mentah. Kami dorong pemerintah buat nerapin Extended Producer Responsibility (EPR) biar permintaan resin daur ulang naik,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

EPR merupakan kebijakan yang bikin produsen bertanggung jawab atas produk mereka sepanjang siklus hidupnya, termasuk buat ngurangin limbah plastik. Pemerintah Malaysia targetin peningkatan kandungan bahan daur ulang dalam kemasan dari 10 persen pas 2023 jadi 15 persen pada 2030.

Tinggalkan komentar