Pengguna Nintendo Gugat untuk Bagian dari Pengembalian Dana Tarif Trump

Sepasang konsumen Nintendo of America telah mengajukan gugatan class action terhadap perusahaan tersebut. Mereka menuntut agar dana pengembalian tarif Trump yang bakal diterima Nintendo disalurkan kembali kepada para pembeli.

Gugatan yang diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Barat Washington ini menyatakan bahwa Nintendo of America tidak berkomitmen untuk mengembalikan uang yang telah dibayar konsumen untuk menutup biaya tarif era Trump yang kini telah dibatalkan. Gugatan menuduh Nintendo melakukan “pengayaan tanpa sebab” dan melanggar undang-undang perlindungan konsumen negara bagian Washington.

“Kecuali dihentikan oleh Pengadilan ini, Nintendo berpotensi menerima pembayaran tarif yang sama dua kali — sekali dari konsumen melalui kenaikan harga dan sekali lagi dari pemerintah federal melalui pengembalian tarif, termasuk bunga yang dibayarkan pemerintah,” demikian bunyi gugatan tersebut.

Nintendo of America, anak perusahaan raksasa permainan video asal Jepang, belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Gugatan ini diajukan seiring dengan mulai banyaknya bisnis yang mengajukan permohonan pengembalian bea yang mereka bayarkan kepada pemerintah AS sebagai akibat dari tarif Presiden Donald Trump terhadap mitra dagang asing pada Februari 2025. Trump menggunakan Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional 1977 untuk membenarkan kenaikan pajak atas barang impor.

Mahkamah Agung AS membatalkan tarif tersebut pada Februari, dengan alasan hukum kekuatan darurat tidak mengizinkan penggunaan tarif untuk menangani keadaan darurat nasional. Sebelum keputusan ini, pemerintah AS telah mengumpulkan pendapatan lebih dari $160 miliar dari ribuan perusahaan, salah satunya adalah Nintendo of America.

Menurut Forbes, Nintendo menaikkan harga beberapa aksesori sebesar $5 hingga $10 pada April 2025 setelah tarif diberlakukan, dan mengaitkannya dengan “perubahan kondisi pasar.” Pada Agustus, Nintendo juga meningkatkan harga retail Nintendo Switch Lite sebesar $30 dan Switch OLED sebesar $50 di AS.

MEMBACA  Gencatan Senjata Israel-Hamas Harus Menjadi Langkah Permanen untuk Mengakhiri Penjajahan Israel Atas Palestina

Gugatan serupa untuk pengembalian dana bagi konsumen juga telah diajukan terhadap pembuat Ray-Ban, EssilorLuxottica, dan perancang busana Lululemon. Sementara itu, perusahaan pengiriman seperti FedEx, DHL, dan UPS telah berjanji akan meneruskan pengembalian dana tersebut kepada pelanggan mereka.

Gugatan terhadap Nintendo of America diajukan oleh Gregory Hoffert dari California dan Prashant Sharan dari Washington. Keduanya menuntut ganti rugi dan restitusi bagi konsumen yang membeli produk Nintendo antara 1 Februari 2025 dan 24 Februari 2026, periode ketika tarif masih berlaku.

Tinggalkan komentar