Balon Udara Mendarat di Halaman Belakang Rumah California. Pemilik Menyebutnya Peristiwa ‘Sangat Langka’.

Nah, dalam kasus ini, kami bahkan tidak bisa mengarahkan balon ke jalan di kedua sisi permukiman. Halaman belakang yang spesifik itu cukup luas untuk keranjang mendarat tanpa membahayakan balon menabrak rumah. Itu lebih merupakan kesempatan untuk mendarat dengan aman sebelum bahan bakar habis untuk pendaratan. Jadi itulah mengapa dipilih halaman belakang di lokasi tersebut. Opsi lainnya kurang aman.

Bagaimana proses menurunkan balon dengan selamat dari ketinggian seperti itu?

Sebenarnya cukup sederhana. Udara panas menyebabkan balon naik. Biarkan balon mendingin, atau keluarkan sebagian udara panasnya—kami pun turun. Kemudi berasal dari angin. Jadi kami bisa mengontrol naik turun dengan sangat ahli, seperti yang terlihat. Namun untuk kiri dan kanan, itu sepenuhnya bergantung pada angin.

Dalam insiden ini, tidak ada angin untuk jangka waktu yang lama, dan itulah sebabnya pilot mendarat di tempat itu.

Boleh saya ajukan pertanyaan bodoh? Jika Anda tidak bisa mengontrol arah perjalanan, bagaimana Anda merencanakan rute penerbangan balon sejak awal?

Oke, baiklah. Balon bergerak mengikuti angin. Kami memeriksa prakiraan cuaca untuk mengetahui perkiraan arah angin. Kami menggunakan instrumen yang sangat canggih, disebut balon helium, pada pagi hari penerbangan, untuk melihat kondisi angin aktual. Balon helium itu naik pada kecepatan 300 kaki per menit, jadi dengan mengamati kenaikannya menggunakan stopwatch dan kompas, kami mendapat gambaran bagaimana kondisi angin sebenarnya saat lepas landas.

Setelah itu, kami memilih lokasi lepas landas di mana kami perkirakan akan mendarat setelah satu jam. Kami merancang seluruh penerbangan secara terbalik. Dalam kasus ini, kondisi angin berubah dramatis, dan itulah bagaimana pilot akhirnya berada di atas permukiman itu dan tidak bisa mencapai titik pendaratan yang direncanakan.

MEMBACA  AC Jendela Satu-Satunya yang Mampu Mendinginkan Rumah Dua Lantai Sepanjang Musim Panas

Kemudian kru darat akan mengikuti balon dengan kendaraan pengejar untuk membantu menangkap balon, mengelolanya, mengepaknya, dan membawanya kembali ke pangkalan.

Ketika Anda pertama kali mendapat laporan dari kru darat yang berkata, ‘Hei, balon ini terjebak,’ apa reaksi Anda saat itu?

Saya percaya kemampuan pilot. Jadi reaksi saya adalah pilot melakukan hal yang tepat dan benar, karena satu-satunya pilihan lain adalah ia terus terbang dengan bahan bakar minim hingga tidak punya cukup tenaga untuk mengontrol pendaratan. Bagi dia untuk mendarat di halaman belakang itu tanpa merusak properti atau membahayakan penumpang adalah keputusan yang tepat.

Seberapa sering kejadian seperti ini terjadi, menurut pengalaman Anda?

Jarang. Sangat jarang.

Apakah ada yang minta pengembalian uang? Saya merasa harus bertanya.

Justru sebaliknya. Mereka ingin kembali dan terbang dengan pilot yang sama lagi. Menurut meraka pilot itu sangat aman dan menjelaskan apa yang terjadi serta penyebabnya. Semua orang ingin melakukannya lagi.

Tinggalkan komentar