Saat saham energi mulai naik, ceritanya sering cuma tentang harga minyak dan berita di headline.
Tapi untuk investor, pertanyaan yang lebih baik adalah perusahaan mana yang punya angka-angka untuk mendukung kenaikan itu. Itu sebabnya ConocoPhillips dan EOG Resources patut dibandingkan. Keduanya produsen minyak dan gas yang terkenal, sama-sama naik kuat tahun ini, dan punya alasan untuk tetap diperhatikan investor.
Pertanyaannya: Mana yang lebih menarik sekarang?
Mari mulai dengan ConocoPhillips, perusahaan yang lebih besar dan beragam. Mereka salah satu produsen minyak dan gas independen terbesar di dunia, beroperasi di banyak wilayah penghasil energi. Singkatnya, ConocoPhillips menghasilkan uang dengan mencari dan memproduksi minyak dan gas alam dalam skala besar.
Saham COP naik 32% sejak awal tahun, diperdagangkan sekitar $123.
Lalu ada EOG Resources, yang lebih kecil dan fokus. Mereka produsen minyak dan gas utama yang terkenal dengan operasi shale di AS. EOG menghasilkan uang dengan cara yang sama, tapi sering dilihat lebih fokus dan efisien.
Sekarang diperdagangkan sekitar $136, saham EOG naik 30% sejak awal tahun.
Sejauh ini, kedua perusahaan ini terlihat setara, setidaknya dalam performa. Sekarang, mari lihat lebih dalam.
ConocoPhillips dibangun di sisi hulu bisnis energi, artinya mereka cari uang dari eksplorasi, produksi, transportasi, dan pemasaran minyak dan gas. Keunggulannya adalah skala. Perusahaan punya portofolio luas di banyak wilayah, memberikan diversifikasi geografis.
Sementara itu, EOG Resources juga beroperasi di sisi hulu, tapi modelnya lebih fokus pada hasil kuat dari portofolio inti aset minyak dan gas, terutama di shale AS. Daripada mengandalkan jangkauan global, EOG lebih terkenal dengan operasi yang ketat dan efisien.
Jadi, ConocoPhillips tawarkan skala dan diversifikasi lebih, sementara EOG adalah operator yang lebih fokus.
Selanjutnya, lihat angka kuartal terbaru.
Metrik
ConocoPhillips
EOG Resources
Penjualan
$14,19 miliar
$5,64 miliar
Pendapatan Bersih
$1,44 miliar
$701 juta
Arus Kas Operasi
$19,8 miliar
$10 miliar
Price-to-Earnings (Forward)
18x
11x
Hal pertama yang mencolok adalah skalanya. ConocoPhillips beroperasi pada level jauh lebih besar. Hal yang sama untuk pendapatan bersih.
Cerita Berlanjut
Pembuatan kas juga menguntungkan ConocoPhillips. Angka ini penting karena menunjukkan ruang finansial untuk belanja modal, dividen, atau mengembalikan uang ke pemegang saham.
Valuasi bercerita lain. EOG punya P/E forward 11, sementara ConocoPhillips 18. Rata-rata sektor energi adalah 23. Rasio P/E membandingkan harga saham dengan pendapatan masa depan, jadi ini cara mudah menilai apakah investor bayar mahal atau murah untuk setiap untung. Dari dasar itu, kedua saham masih di bawah rata-rata sektor, tapi EOG terlihat lebih murah.
Jadi sementara ConocoPhillips punya keunggulan jelas dalam ukuran, pendapatan, untung, dan arus kas, EOG unggul di valuasi. Dengan kata lain, COP seperti kakak besar, sementara EOG harganya lebih menarik.
Tentu, bagi banyak investor, daya tariknya bukan cuma potensi kenaikan harga. Saham energi seperti ini juga menarik karena kemampuan menghasilkan kas dan membagikannya ke pemegang saham.
ConocoPhillips membayar dividen tahunan forward $3,36 per saham, hasilnya sekitar 2,7%. Rasio pembayarannya 51,18%, artinya mereka kembalikan sedikit lebih dari setengah pendapatannya sebagai dividen.
EOG, sementara itu, bayar $4,08 per tahun, hasilnya sekitar 3%. Rasio pembayarannya 38,7%, lebih rendah dari ConocoPhillips.
Keduanya terlihat solid untuk pendapatan, tapi EOG tampak lebih kuat untuk dividen berdasarkan hasil dan rasio pembayaran.
Kedua saham masih disukai Wall Street.
Saham ConocoPhillips, menurut konsensus 29 analis, punya rating “Moderate Buy” dengan skor 4,21 dari 5. Harga target rata-rata dan tingginya menyarankan potensi kenaikan antara 8% sampai 26% dalam setahun ke depan.
Sementara itu, konsensus di antara 34 analis memberi rating saham EOG “Moderate Buy” juga, dengan skor 3,82 dari 5. Harga targetnya menyiratkan potensi kenaikan antara 10% dan 35%.
Dengan semua itu, adil untuk mengatakan ConocoPhillips dan EOG sama-sama investasi energi yang solid.
Jadi sementara keduanya tetap disukai analis, ConocoPhillips punya rating keseluruhan lebih kuat, sementara EOG tawarkan hasil lebih tinggi, rasio pembayaran lebih rendah (yang bisa artikan lebih banyak ruang untuk naikan dividen nanti), dan kisaran kenaikan harga yang lebih lebar.
Dari sini, kembali ke preferensi. ConocoPhillips terlihat lebih kuat dalam ukuran dan kekuatan finansial, sementara EOG menonjol sebagai pilihan yang lebih murah dengan hasil sedikit lebih baik.
Pada tanggal publikasi, Rick Orford tidak memegang posisi (langsung atau tidak langsung) di sekuritas mana pun yang disebut di artikel ini. Semua informasi dan data di artikel ini hanya untuk tujuan informasi. Artikel ini awalnya diterbitkan di Barchart.com